MANADO — Pengurus Provinsi Muaythai Indonesia Sulawesi Utara menggelar seleksi provinsi sebagai tahap awal persiapan menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Muay Thai yang dijadwalkan berlangsung pada 6 Agustus mendatang di Bekasi, Jawa Barat.

Ketua Umum Pengprov Muaythai Indonesia Sulawesi Utara, Gladis Mangundap, menyampaikan bahwa seleksi ini diikuti oleh perwakilan dari seluruh 15 kabupaten/kota di Sulawesi Utara.

Dalam seleksi yang digelar di Youth Center Megamas Manado pada Sabtu (6/6/2026), Gladis menyebut antusiasme para atlet, pelatih, dan kontingen sangat tinggi.

“Antusiasme para atlet, pelatih-pelatih yang dibawa kepemimpinan ketua-ketua kabupaten kota yang ada sekarang ini karena sudah terbentuk 15 kabupaten kota, itu luar biasa sekali. Yang ikut ini ada lebih dari 100 orang,” ujar Gladis.

Ia menjelaskan, seleksi kali ini secara khusus difokuskan untuk kepentingan Kejurnas. Pihaknya sengaja memisahkan jalur persiapan antara Kejurnas dan Pekan Olahraga Nasional (PON), agar kekuatan atlet terbaik dapat disimpan untuk ajang yang lebih besar.

“Kita gak mau kasih tunjuk jagoan kita ke Kejurnas. Kita mau simpan untuk PON nanti. PON itu akan ada seleksi kembali di bulan Agustus,” tegasnya.

Gladis menargetkan pengiriman sekitar 10 atlet ke Kejurnas, dengan target perolehan medali yang realistis namun ambisius.

“Kita maunya 10 berangkat. Kalau ditanya target medali? Ya, dari sepuluh, delapan, enam mungkin ya. Toh, orang akan berjuang untuk medali emas,” katanya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa atlet yang berhasil meraih gelar juara di Kejurnas otomatis akan mendapatkan tiket menuju PON Beladiri 2026 yang direncanakan digelar pada Oktober mendatang. Sementara untuk kelas-kelas yang masih kosong, seleksi tambahan tetap akan digelar.

“Bagi teman-teman yang lolos di Kejurnas ini dan mencapai gelar juara, tentunya akan mendapatkan tiket langsung menuju PON Beladiri 2026 yang akan diadakan di bulan Oktober,” ucap Gladis.

“Dan tentunya tetap akan ada seleksi lagi untuk teman-teman yang di kelas-kelas yang masih kosong, dan itu ada sekitaran 20 kelas yang masih akan diseleksi,” jelasnya.

Dalam hal persiapan teknis, Gladis mengungkapkan bahwa pemusatan latihan (TC) untuk Kejurnas dan PON akan dilaksanakan di Yonif 9, hasil kolaborasi dengan jajaran TNI di Sulawesi Utara.

Selain itu, penataran wasit juri juga akan turut diagendakan sebagai bagian dari pengembangan ekosistem olahraga Muay Thai di Bumi Nyiur Melambai. (nando)