MANADO,SindoManado.com — Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Manado (POLIMDO) mengambil peran langsung dalam penanganan persoalan sampah plastik di kawasan permukiman Muara Sungai Sario, Kelurahan Titiwungen, Kota Manado.
Keterlibatan tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Berdampak yang dimulai sejak Juli 2026.
Dalam program tersebut, mahasiswa tidak hanya melakukan pemetaan kawasan, tetapi juga mendorong penerapan manajemen pengolahan sampah melalui penyediaan tempat sampah khusus botol plastik.

Fasilitas ditempatkan di kawasan Titiwungen dan lingkungan Kampus POLIMDO.
Ketua tim David Pustin Oliver bersama anggota tim melihat pengelolaan sampah sebagai bagian penting dalam menciptakan kawasan yang lebih sadar terhadap risiko bencana dan persoalan lingkungan.
Untuk memastikan sampah yang dikumpulkan memiliki pengelolaan lanjutan, tim menggandeng Manado Recycling Center (MRC) yang dikoordinasikan Steviano Tungka.
MRC akan melakukan penjemputan ketika tempat sampah telah penuh. Botol plastik selanjutnya dibawa untuk diproses dan didaur ulang.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah melalui kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Selain itu, program diharapkan dapat meningkatkan kepedulian warga terhadap pemilahan sampah dan mengurangi sampah plastik yang berpotensi mencemari kawasan permukiman.
Kegiatan tersebut dibimbing Ir. Steve Supit, ST, M.Eng, Ph.D., bersama anggota tim Putra E. Nugraha, Thessalonika J. D. Lolowang, Angelica K. Kumaunang, Arlando A. Dolongseda, Ananda Makasenda, Ferdian Y. Suwito, Maykel Dilli, Tesalonika Pananggung dan Gennaro Wawolangi.
