Ini Cerita Keluarga Soal Kematian Mempelai Wanita

oleh -
Andre, mempelai pria saat menempatkan karangan bunga di jasad sang istri. (Istimewa)
Andre, mempelai pria saat menempatkan karangan bunga di jasad sang istri. (Istimewa)

MANADO – Pernikahan tak lazim yang dilangsungkan di Lingkungan V Kelurahan Tingkulu, Kecamatan Wanea Kota Manado, dimana mempelai pria menikah dengan pujaan hatinya ang telah meninggal dunia, menyisahkan cerita pilu dari keluarga.

Diketahui, mempelai pria yakni Andre Patrik Manopo pria yang kesehariannya sebagai tenaga honorer di Dinas Kehutanan Provinsi Sulut ini, menikahi kekasihnya Nikita Pricilia Wulur, 20,  Sabtu (27/01) sesaat sebelum sang kekasih dimakamkan.

Pihak keluarga kedua pasangan ini menuturkan,  awalnya Andre dan Nikita sudah merencanakan untuk menikah dan hendak melangsungkan pertunanganan dalam waktu dekat. Namun malang tak bisa dihindar, penyakit Maag dan Paru paru merenggut nyawa Nikita yang meninggal pada Kamis (25/01).

“Andre dan Nikita sudah mau menikah. Rencananya bulan depan tunangan. Tapi siapa sangka akan jadi begini,” ujar Vhay Manopo selaku keluarga dari Andre.

Vhay menuturkan keduanya memang sudah menjalin hubungan cinta selama setahun. Demikian kedua pihak keluarga sudah mempersiapkan proses pernikahan ini.

“Ini baru yang namanya cinta sehidup semati. Biasanya cuma ja lia di sinetron, tapi ini sungguh terjadi,” ungkap Vhay.

Pun, suasana haru begitu dirasa mengingat pernikahan ini dilakukan layaknya pernikahan Gereja dan disaksikan oleh kedua pihak keluarga hingga pelayat duka. Pun hadir Pendeta yang meneguhkan pernikahan ini tak kuasa menahan tangis.

Andre sebagai mempelai laki laki sesekali menangis histeris sambil mengusap wajah kekasihnya yang sudah terbaring dalam peti mati. (marvel pandaleke/esm)