Ini Sikap Bamag-LKKI Manado Terkait Pengeboman Gereja di Surabaya

oleh -
(istimewa)
(istimewa)

MANADO – Komisi Pemuda Remaja Badan Musyawarah Antar Gereja dan Lembaga Keagamaan Kristen Indonesia (Bamag-LKKI) Manado mengutuk keras aksi teroris yang tidak manusiawi atas pengeboman tiga gereja di Surabaya yang mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka ini.

“Kami minta Bapak Presiden Jokowi melalui Kapolri dan Panglima TNI agar mengusut tuntas kasus teror ini. Kami memberi apresiasi yang tinggi atas kunjungan Presiden, Panglima TNI dan Kapolri ke lokasi kejadian, tapi bukan sampai di situ saja. Kami berharap tindakan cepat dan terarah untuk mengungkap serta menangkap para pelaku harus sampai pada akarnya. Sehingga tidak terjadi lagi peristiwa serupa di rumah ibadah apapun di Indonesia,” tegas Ketua Bamag LKKI Manado Pnt Charles Lepar.

Dia pun mendesak, agar pengesahan revisi UU Terorisme segera diproses agar pihak berwajib dapat leluasa menangkal berbagai tindakan radikalisme dan intoleransi yang menjadi benih terorisme di Indonesi. Sehingga kejadian serupa tidak lagi terjadi di republik ini. “Kami sangat yakin Bapak Presiden Jokowi, Kapolri dan Panglima TNI serta jajarannya mampu mengatasi masalah terorisme ini. Kami juga mengimbau umat Kristiani di Indonesia khususnya di Kota Manado agar tidak terpancing dengan peristiwa ini. Tetap membawa dalam doa peristiwa ini, tetap beribadah di gereja masing-masing, jangan takut! Kita punya Tuhan yang maha besar,” imbaunya.

Dalam kesempatan ini, saya selaku Ketua Komisi Pemuda Remaja BAMAG-LKKI Manado, Sekretaris Feki Korto, Bendahara Reynold Wuisan, dan mewakili pemuda remaja, menyampaikan rasa duka yang mendalam untuk para korban jiwa dan mendoakan kesembuhan bagi para korban yang dirawat di rumah sakit. (get)