Lagi, Lion Air Buka Penerbangan Charter dari China ke Manado

oleh -15 Dilihat
Bandara Samrat melakukan penyambutan pada turis China.
Bandara Samrat melakukan penyambutan turis China saat tiba di Manado. (Istimewa)

MANADO – Lion Air kembali meresmikan penerbangan charter  dengan  melayani rute baru dari Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado  menuju Bandara  Internasional Binhai Tianjin di Distrik Dongli.

Selain rute baru ke Tianjin, saat ini  Lion Air melayani empat rute penerbangan charter, adapun rute tujuan Lion Air menuju China dari Manado diantaranya  Changsha Huanghua,  Shenzhen Bao’an, Guangzhou Baiyun, dan Shanghai Pudong.

Rute penerbangan charter terbaru ini rencananya memiliki jadwal penerbangan empat kali di bulan Juli 2018.  Senin (23/7), pada penerbangan perdana charter Lion Air dari dan ke Tianjin kali ini menggunakan pesawat Boeing 737-MAX 8 dengan kapasitas 180 penumpang. Lion Air JT-2748 tiba di Manado pada pukul 07.25 WITA dari Tianjin membawa 176 penumpang.

Pada semester pertama tahun 2018, turis China masih mendominasi dibandingkan turis asing dari negara lainnya, menurut data Imigrasi Manado turis China yang masuk melalui Bandara Sam Ratulangi Manado mencapai 52.518  atau meningkat 93% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2017. Disusul dengan turis dari Singapura sebanyak 1.179  dan USA sebanyak 947 orang.

Selain Tianjin, Lion Air rencananya akan melayani rute baru ke Bandar Udara Internasional Zhengzhou Xinzheng yang secara  perdana akan tiba di Manado pada Selasa (24/6) pada pukul 05.30 WITA.

Pada Rabu (18/7) lalu, Sriwijaya Air juga turut melengkapi jaringan rute penerbangan charter China – Manado.

Penerbangan perdana Sriwijaya Air dari dan ke Nanning menggunakan Boeing 737-800 dengan kapasitas 189 penumpang yang rencananya akan dilakukan 4 kali pada Juli 2018. Sriwijaya Air SJ-4031 tiba di Manado pada Rabu (18/7) pukul 04.20 WITA dari Nanning membawa 186 penumpang.

“Manado masih menjadi salah satu destinasi yang diminati turis dari China, antusias ini semoga dapat terus membawa dampak positif bagi dunia pariwisata di Sulawesi Utara, terlebih dalam waktu dekat ini Manado memiliki beberapa event tahunan diantaranya Tomohon International Flower Festival (TIFF), Manado Fiesta, serta event lainnya yang mampu mempromosikan potensi pariwisata ke lingkup mancanegara. Momen ini perlu dimanfaatkan dengan baik dan semua pihak perlu bekerjasama untuk memberikan pengalaman yang baik bagi para turis selama di Sulawesi Utara,”ujar Minggus E.T Gandeguai selaku General Manager Bandara Sam Ratulangi Manado.

Tidak jauh berbeda dengan sebelumnya, Bandara Sam Ratulangi menyambut penumpang penerbangan perdana kali ini dengan musik kulintang, sajian kopi dan teh, dan tentunya secara simbolis dilakukan pengalungan kain bentenan. (stn)