Berjuang Melahirkan Tiga Bayi Kembar di Hari Kemerdekaan

oleh -
Bayi kembar tiga yang lahir di kotamobagu saat HUT RI ke 73.

KOTAMOBAGU- Veronica Ha Duhi (26) warga Desa Dudepo Kecamatan Bolaang Uki, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) merupakan ibu yang beruntung.

Ia tak menyangka, dirinya yang baru pertama kali menghadapi persalinan ini akan melahirkan bayi kembar tiga, bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Republik Indonesi (RI) ke-73. Sebab, Vero memperkirakan sebelumnya akan melahirkan sejak dua minggu lalu.

“Sebenarnya, jadwal saya melahirkan itu dua minggu lalu. Tetapi, karena bayi yang satunya masih terlalu kecil. Jadi, kata dokter jangan dulu,” cerita ibu muda ini.

Meski masih dalam kondisi lemah usai menjalani operasi. Namun, rasa haru dan bahagia pun, nampak terlihat diwajah ibu yang akrab disapa Vero ini. Bagaimana tidak, bayi kembar tiga yang lahir secara operasi caesar itu, selain anak pertama, juga dalam keadaan sehat dan normal tanpa cacat.

Berat badan ketiganya juga normal yakni 1.9, 2.0 dan 2.2 kilogram. Setelah operasi selesai, Vero dan suami pun langsung dibanjiri ucapan dari sejumlah warga pasien lainnya yang ada di RS Monompia Kotamobagu.

“Saat operasi caesar berlangsung, bertepatan dengan dimulainya upacara HUT RI ke-73. Dan alhamdulillah, anak pertama kami ini ketiganya sehat, normal dan tidak dimasukan ke dalam inkubator,” tambahnya.

Menariknya, nama yang sudah ia persiapkan bersama sang suami Rahaming Paputungan, justru tak lagi digunakan pasangan muda ini. Mereka mendadak mengganti ketiga nama bayi kembar itu dengan Rezky, Dirga dan Wahyu.

Menurut Vero, tiga nama tersebut jika disatukan menjadi Rezky Dirgahayu (Wahyu) yang artinya “Rejeki di HUT RI”. Apalagi, katanya, bertepatan dengan hari Jumat yang merupakan hari berkah bagi umat muslim. Meski pemberian nama ketiga bayi ini dikatakan mendadak.

Namun, Vero berharap ketiga anak lelakinya itu, nantinya bisa menjadi anak yang sholeh, berbakti kepada orang tua, serta bisa berguna bagi nusa dan bangsa ini.

“Semoga ketiganya bisa menjadi generasi penerus bangsa. Sebab, setiap nama yang diberikan orangs tua itu adalah do’a,” ucapnya.

dr. Rian selaku dokter jaga di Rumah Sakit Monompia itu mengaku, ini pertama kalinya pihak rs menangani persalinan pasien yang melahirkan bayi kembar tiga, apalagi bertepatan dengan HUT RI ke-73.

Pada tanggal 17 Agustus ini kata Rian, sebanyak tujuh ibu yang melahirkan dengan sembilan anak melalui operasi caesar.

“Baru kali ini ada yang melahirkan bayi kembar tiga, bersamaan dengan HUT RI. Kami juga ikut senang. Ini merupakan rekor baru di rumah sakit kami ini,” terang dokter. (Novianti kansil/why)