MANADO-Malam Grand Final Pemilihan Nyong-Noni Sulut 2018 di Hotel Grand Kawanua Internasional City (GKIC) Manado, berlangsung spektakuler, Senin (17/9) malam.

Momentum ini menjadi inspirasi bagi generasi muda di Bumi Nyiur Melambai untuk menunjukan berprestasinya. Sesuai penilaian tim juri, Nyong-Noni Sulut 2018 dinobatkan kepada Benito Vanderkley Sepang dari perwakilan Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) dan Brenda Tumbelaka dari perwakilan Kota Kotamobagu.

Kandouw saat sambutan mengatakan, momentum ini untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) di Provinsi Sulut. Dia mengaku, SDM merupakan hal utama karena persaingan saat ini makin ketat di semua bidang.

Mudah-mudahan dengan ajang Nyong-Noni Sulut 2018 ini, akan memberikan inspirasi kepada generasi muda dari Miangas sampai Tontulow Pinagoluman yang menjadi pemuda-pemudi yang berkualitas , berkarakter, punya kelas untuk hadir dalam kehidupan sehati-hari”, kata Kandouw.

Dia memberikan banyak selamat bagi pemenang, dan bagi yang belum disemangatinya dengan menyebut dunia belum kiamat karena masih ada kesempatan lain.

“Adik-adik sebagai utusan saja dari 15 kabupaten/kota, kalian adalah sebagai pemenang dari pemuda -pemudi yang ada di Sulut. Hanya kalian dari beberapa orang ini saja sudah menjadi pemenang,” tutup Kandouw.

Malam Final Pemilihan Nyong-Noni Sulut 2018 ditata dengan ‎panggung yang dirancang dengan megah oleh panitia pelaksana, serta pancaran lampu warna -warni menjadi saksi sejarah baru pelaksanaan pemilihan duta wisata dan budaya Sulut tersebut.


Dewan juri yang yang terdiri dari enam orang yang diketuai oleh Wakil Ketua TP PKK Sulut, dr Kartika Devi Kandouw-Tanos, berembuk akhirnya memilih Benito Sabatino Van Der Kley Sepang (22) menjadi Nyong Sulut 2018 utusan dari Kabupaten Minsel dan Brenda Angelia Tumbelaka (21) Noni Sulut 2018 utusan Kota Kotamobagu.

Ivan Darien Samuel Purukan Nyong Sulut 2017 utusan Minsel menyerahkan keris kepada Benito Nyong Sulut 2018, dan mahkota ‎dari Keisy Elfrani Mawey Noni Sulut 2017‎ dari Kota Manado kepada Brenda Noni Sulut 2018. (ivo)