Juru bicara (Jubir) Unsrat Hezky Kolibu mengatakan, kuliah “sit in” merupakan istilah untuk ikut duduk, melihat, mendengar, dan mengamati saat dosen mengajar. Dia pun menambahkan rektor dan segenap civitas Unsrat ikut menyampaikan rasa dukacita dan berbelasungkawa atas bencana alam di Sulteng yang telah merengut nyawa ribuan orang.
“Duka yang dirasakan masyarakat Sulteng juga menjadi duka kita semua khususnya civitas akademika Unsrat, karenanya kami membuka pintu selebar-lebarnya bagi mahasiswa Untad yang terdampak bencana, agar bisa terus menempuh pendidikan dengan kuliah sementara di Unsrat, silahkan datang dan bergabung bersama kami,” ungkap Kolibu. (fernando kembuan/ivo)
Halaman

