MANADO—Kabar baik bagi dunia pariwisata di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), di Pulau Lihaga di Kabupaten Minahasa Utara, akan dikembangkan Lihaga Beach Club yang digadang-gadang menjadi destinasi pariwisata kelas dunia.

Direktur PT. Karyadeka Alam Asri Solidi Korompis mengatakan, pihaknya ingin membantu ekonomi daerah dengan mengembangkan bisnis pariwisata. Utamanya menatah Pulau Lihaga menjadi destinasi wisata unggulan.

“Pulau Lihaga sangat indah, ini sudah menjadi tempat wisata. Tapi kami akan kembangkan lagi menjadi lebih baik dan profesional,” ujar Korompis, Kamis, 25/10/2018.

Dalam pengembangan nanti kata dia, di Pulau Lihaga pihaknya akan membangun dermaga, beach club, pusat penyelaman, private club, gedung serba guna, restoran, kolam renang, area berjemur hingga cafe yang terbuat dari kontainer, hingga fasilitas umum seperti toilet.

Pembangunan akan dilakukan secara bertahap. Selain itu akan dibangun fasilitas penunjang lainnya seperti Forest Pathway dan Beach Pathway. Mes Pegawai dan Water Treatment Plant/tempat pengelolaan limbang cair domestik.

Pihaknya juga akan menggandeng pelaku pariwisata di daerah untuk bekerjasama mengembangkan Pulau Lihaga. “Kami ingin kerjasama dengan semua stakeholder baik yang sudah ada atau yang baru,” tuturnya

Beragam fasilitas tersebut kata dia, akan dibuat dengan standar internasional. Investasi yang dikucurkan untuk membangun fasilitas bertaraf internasional Rp15 miliar. Dari nilai investasi yang tidak sedikit ini, pihaknya berupaya pengerjaan akan selesai secepatnya dan dibuka untuk masyarakat umum.

“Direncanakan pembangunan di Pulau Lihaga akan selesai dalam 15 bulan ke depan. Akan tetapi dalam tiga bulan ke depan nanti café yang terbuat dari kontainer kami upayakan sudah siap beroperasi,” terangnya.

Dirut PT Karyagraha Nusantara Hanny Batuna menerangkan, alasannya pihaknya memilih Pulau Lihaga untuk dikembangkan, diantaranya Lihaga memiliki pasir putih, airnya biru, serta pulau tersebut cukup mudah diakses dari Kota Manado.

“Jaraknya cukup dekat dengan Ibu Kota Provinsi Sulut. Dari Manado ke dermaga di Likupang hanya 60 menit dengan jalan darat. Kemudian dilanjutkan dengan perjalanan laut menuju ke Lihaga hanya 15 menit,” jelasnya.

Nantinya kata dia, Lihaga Beach Club ini akan menyesar wisatawan lokal, domestik dan mancanegara. Pengunjung yang akan datang ke Lihaga Beach Club tidak akan menginap karena tidak disiapkan akomodasi/hotel bagi pengunjung.

Adapun Lihaga, merupakan sebuah Pulau yang hanya memiliki luas 5,6 hektar yang berada dalam wilayah administrasi Kabupaten Minahasa Utara. Pulau Lihaga terletak di Desa Gangga kecamatan Kecamatan Likupang Barat, Kebupaten Minahasa Utara.

Pulau Lihaga punya keistimewaan tersendiri dibanding dengan pulau-pulau lainnya di Sulut. Pasir putihnya yang sehalus tepung dan air laut yang him muda gradasi biru tua membual pulau ini menjadi sengat menggoda. Pulau Lihaga ini tidak berpenduduk.

Adanya Lihaga Beach Club, diharapkan dapat meningkatkan perekonomian regional den lokal dengan terbukanya kesempatan kerja bagi masyarakat sekitar untuk bekerja di Lihaga Beach Club.

Multiplier efek lainnya antara lain membuka kesempatan berusaha melalui usaha transportasi perahu. souvenir den penyediaan bahan baku untuk Lihaga Beach Club. (stenly sajow)