BPS: Harga Rokok Sumbang Inflasi Oktober 2018 di Sulut

oleh
Pada Oktober 2018 Kota Manado mengalami inflasi sebesar 0,08% pada Oktober 2018. Tampak Kepala BPS Sulut Ateng Hartono. ISTIMEWA

MANADO—Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada Oktober 2018 provinsi sulawesi utara (Sulut) mengalami inflasi atau kenaikan harga dalam jangka waktu tertentu. Salah satu pemicunya adalah rokok.

Kepala BPS Sulut Ateng Hartono mengatakan, Kota Manado mengalami inflasi sebesar 0,08% pada Oktober 2018. “Terjadi peningkatan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 130,12 pada bulan September 2018 menjadi 130,22 di Oktober 2018,” ujar Hartono, Kamis, 1/11/2018.

Menurut Hartono, dari 10 Komoditas yang memberikan sumbangan terbesar terhadap inflasi Kota Manado, diantaranya disumbangkan harga rokok. “Rokok kretek filter memberikan andil terhadap inflasi sebesar 0,0649%, dan rokok putih sebesar 0,0482%,” jelasnya.

Selain kedua jenis rokok tersebut, komoditas lainnya yang memberikan antara lain, tomat sayur sebesar 0,1008%, cabai rawit sebesar 0,0910%, tindarung sebesar 0,0626%, seng sebesar 0,0462%, emas perhiasan sebesar 0,0287%, bensin sebesar 0,0268%, daun bawang sebesar 0,0234%, dan buncis sebesar 0,0157%.

Sementara itu, komoditas yang memberikan sumbangan deflasi adalah angkutan udara sebesar 0,2475%, makanan ringan/snack sebesar 0,0916%, bawang merah sebesar 0,0676%, pisang sebesar 0,0431%, anggur sebesar 0,0367%, daging ayam ras sebesar 0,0302%, air kemasan sebesar 0,0237%, susu rendah lemak sebesar 0,0231%, cabai merah sebesar 0,0127%, dan pasta gigi sebesar 0,0098%.

Kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau pada Oktober 2018 memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,0002%. Komoditas yang memberikan sumbangan inflasi antara lain: rokok kretek filter sebesar 0,0649%; rokok putih sebesar 0,0482%; rokok kretek sebesar 0,0106%; minuman kesegaran sebesar 0,0032% dan teh sebesar 0,0009%.

Adapun, Kota-kota Indeks Harga Konsumen (IHK) di Pulau Sulawesi yang berjumlah 11 kota, pada Oktober 2018 tercatat 9 kota mengalami inflasi, 2 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Palu sebesar 2,27%, sedangkan inflasi terendah terjadi di Kota Mamuju sebesar 0,02%. Kota Manado mengalami inflasi sebesar 0,08%. (stenly sajow)