JNE Siapkan Tempat Khusus Untuk UMKM Center di Manado

oleh
JNE menawarkan tempat khusus untuk UMKM center di Manado. Tampak Kepala Cabang Utama JNE Manado Julianus Barthen.

MANADO–JNE Cabang Utama Manado siap meminjamkan gedung untuk dijadikan pusat usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) atau UMKM Center di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut)

Kepala Cabang Utama JNE Manado Julianus Barthen menerangkan, JNE ingin terus membantu positif bagi pertumbuhan UMKM di Bumi Nyiur Melambai. Salah satunya menyediakan tempat secara gratis untuk pusat UMKM.

“Kami punya gerai di Ruko Smart Icon No. 63B, Jalan Sam Ratulangi, Tanjung Batu, Manado. Ruko ini ada tiga lantai. Kami siap pinjamkam lantai dua dan tiga untuk UMKM Center,” paparnya, Rabu, 14/11/2018.

Dahulunya, tempat itu difungsikan kantor operasional JNE Cabang Manado. Kini kantor cabang utama JNE Manado berpindah di jalan Yos Sudarso Nomor 28 Kairagi Manado.

Menurut dia, kedua lantai tersebut memiliki ruangan yang cukup luas. Tempat ini kata dia sangat cocok untuk menjadi tempat pengembangan bisnis UMKM. Selain memiliki tempat yang luas, gedung ini juga didukung dengan daya listrik yang terbilang cukup.

“Karena itu kami tawarkan, ruangan dan dukungan listrik sangat memadai,” ujarnya.

Di UMKM Center tersebut kata dia, bisa dilakukan sebagai tempat pendidikan bisnis dan pengembangan usaha. Di tempat itu juga bisa dimanfaatkan untuk pelatihan cara pengepakan atau packaging yang sesuai dengan kebutuhan pasar.

Bahkan bisa menjadi tempat berbagi bagi pelaku usaha yang sudah berpengalaman kepada pelaku usaha baru.
Lanjut dia, di tempat itu juga UMKM bisa langsung melakukan pengiriman produk. Pasalnya di lantai satu Ruko Smart no 63B terdapat gerai JNE. Kabar baiknya gerai ini beroperasi hingga pukul 24.00 WITA.

Bagi UMKM yang masih terkendala dengan masalah pengepakan, Barthen menerangkan, hingga saat ini JNE tetap mengratiskan pengembangan produk kiriman bagi UMKM. “Kami suport dari sisi packaging. Karena ada teman-teman UMKM yang produknya belum begitu baik, apalagi kalau masuk pesawat. Ada juga wine asal Sulut yang kami bantu proses packaging-nya. Dan minuman ini sudah bisa masuk pesawat.

Barthen mengatakan, sebagaimana motto dari JNE connecting happiness yang artinya menjembatani pelanggan supaya bahagia, hal itu pula yang akan menjembatani pelaku UMKM untuk naik kelas.

Potensi ini kata Barthen, terlihat dari jumlah kiriman yang dilakukan JNE. Pasalnya pada tahun lalu saja kinerja JNE Cabang Utama Manado tumbuh sekira 50%. Dari jumlah itu UMKM memberikan kontribusi sekira 30%.

Kinerja yang baik tersebut, merupakan hasil dari program JNE yang menawarkan packaging atau pengemasan gratis bagi produk UMKM. “Kami berikan packaging sehingga memenuhi regulasi bandara, packaging free dan tidak dibebankan pada pelanggan,” ujarnya. (stenly sajow)