April Mendatang, Festival Paskah Nasional Hentak Manado

oleh -
Panitia Festival Paskah Nasional saat bertemu Menpora Imam Nahrawi. (FOTO: Istimewa)

MANADO-  Pemuda Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Sulawesi Utara (Sulut) akan menggelar Festival Paskah Nasional Pemuda. Perhelatan yang diselenggarakan Komisi Daerah Pemuda GPdI Sulut ini akan digelar pada 2-4 April di Manado.

Diwawancarai KORAN SINDO MANADO, Ketua Komisi Daerah Pemuda GPdI Sulut, Pdt Johanis Mamahani mengatakan, festival ini akan diisi dengan beragam kegiatan dan lomba.

“Kegiatannya beragam. Ada youth conference, lomba design Logo GFG, festival band, rebana, banners, stand up preach, pemilihan pemuda dan pemudi teladan,” ujarnya, Kamis (7/3/2019).

Menurut dia, serta kompetisi lain seperti bulutangkis dan futsal. Pada puncak acara akan ada pawai kendaraan hias, ibadah agung dan konser musik.

“Akan diselenggarakan di lapangan Mega Mas yang kami perkirakan akan dihadiri sekira 20.000 orang,” terangnya.

Lanjut dia, ide dan penyelenggara utama adalah KD Pemuda GPdI Sulut, namun karena ini event skala nasional Komisi Pusat pemuda GPdI juga turut menjadi penyelenggara.

“Panitia mendapatkan dukungan dari banyak pihak di daerah maupun pusat.  Puji Tuhan semuanya berjalan baik dan untuk Sulut kami mendapat dukungan  penuh dari Ketua Majelis Daerah GPdI, Pdt Yvonne Awuy Lantu dan jajaran MD, seluruh komponen pemuda, hingga majelis wilayah dan gembala sidang di seluruh daerah di Sulut,” terang dia.

Dia berharap, kegiatan ini dapat menjadi wadah bagi pemuda gereja bertalenta untuk lebih mengembangkan potensinya.

“Harapan kami lewat event ini pemuda GPdI baik yang ada di daerah-daerah seluruh Indonesia maupun yg ada di wilayah kabupaten/kota di Sulut akan mendapat kesempatan yang sama untuk mengembangkan talenta dan setiap potensi yang mereka punya,” harapnya.

“Sesuai dengan tema kegiatan yaitu “BANGKIT” kami juga berharap pemuda gereja akan terus bangkit dan bersatu untuk kemajuan gereja dan pembangunan bangsa dan negara,” tandasnya. (Ilona Piri/KORAN SINDO MANADO)

 

Editor: Kim Tawaang