China Luncurkan Peta Wisata Sulut di Bandara Sam Ratulangi

oleh -

MANADO – Sulawesi Utara (Sulut) khususnya Manado menjadi salah satu destinasi favorit para wisatawan mancanegara (wisman) China saat mengunjungi Indonesia.

Hal ini setidaknya terlihat dari pergerakan turis China yang masuk ke Sulawesi Utara, menurut data Kantor Imigrasi Kelas I Manado, selama tahun 2018 terdapat 107.075 wisman China yang masuk melalui Bandara Sam Ratulangi Manado atau meningkat 69% jika dibandingkan dengan tahun 2017. Sedangkan pada periode Januari hingga Juni 2019, terdapat 56.071 wisman China atau meningkat 6% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Guna meningkatkan kenyamanan dan kesadaran terhadap keamanan pribadi selama berwisata di Kota Manado, Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok menerbitkan “Peta Wisata Turis Tiongkok di Manado” untuk dibagikan kepada para wisman China yang tiba melalui Bandara Sam Ratulangi Manado.

Minggu (28/7), perwakilan dari Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok bersiap di area Kedatangan Internasional Bandara Sam Ratulangi Manado untuk membagikan peta wisata kepada para penumpang Lion Air JT2750 yang tiba di Manado dari Shanghai pukul 06.00 WITA.

Pada kegiatan ini hadir pula Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Utara, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Manado, Perwakilan Tour and Travel yang biasa melayani para wisman China selama berada di Sulawesi Utara, serta tentunya perwakilan manajemen Bandara Sam Ratulangi Manado.

“Sebagai pintu gerbang masuknya para wisatawan ke Sulawesi Utara, kami selaku pengelola Bandara Sam Ratulangi mendukung program dari Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok terlebih penerbitan peta wisata ini guna meningkatkan pelayanan bagi para wisman China selama berada di Sulut,” ujar Yusman, Airport Operation and Services Senior Manager Bandara Sam Ratulangi Manado.

Peta wisata ini berisikan tentang destinasi wisata, kegiatan apa saja yang direkomendasikan selama berada di Sulut, serta tips dan hal-hal yang perlu diperhatikan selama berwisata seperti himbauan untuk tetap menjaga kebersihan objek wisata yang dikunjungi.  (stenly sajow)