Paduan Suara Nine’s Voice Gelar Konser Kemerdekaan

oleh
Tampak, penampilan paduan suara Nine's Voice saat konser kemerdekaan di Graha Gubernuran, Bumi Beringin Manado, Selasa (28/8) malam. (Ist)

MANADO – Kelompok paduan suara Nine’s Voice Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 9 Binsus Manado menggelar konser kemerdekaan di Graha Gubernuran Bumi Beringin Manado, Selasa malam (27/8/2019).

Konser bertajuk ‘Indonesia Satu’ ini, menjadi konser ke-12 Nine Voice. Hal tersebut diungkap pelatih sekaligus konduktor pada konser tersebut, Yezkiel Manuty.

“Ini konser yang ke 12, kami bangga karena hingga saat ini Nine Voice  sudah mengukir prestasi di banyak iven bahkan ke internasional,” ujarnya, kemarin.

Ratusan penonton yang hadir disuguhkan lantunan perpaduan suara sopran, alto, tenor dan bass yang khas karakter Nine’s Voice. Hampir dua puluh lagu Nasional dan daerah dinyanyikan.

Mulai dari Rayuan Pulau Kelapa, Indonesia Pusaka, Indonesia Tanah Air Beta hingga lagu daerah seperti Siksik Batumanikam, O Inanikeke dan Janger dari Bali dinyanyikan dengan indah diiringi ansemble.

Kepala Biro Umum yang hadir mewakili Gubernur Sulut, Clay Dondokambey turut mengapresiasi capaian yang diperoleh oleh SMAN 9 Binsus Manado lewat terlaksananya konser Kemerdekaan kali ini.

“Sebagai alumni dari SMA Negeri 9 binsus Manado angkatan 2001, saya sangat bangga dan senang bisa menyaksikan dan merasakan begitu banyak pencapaian yang sudah diperoleh oleh SMA Negeri 9 Manado dan malam hari ini adalah wujud rasa syukur itu boleh dikatakan lewat konser ini,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah (Kasek) SMA Negeri 9 Manado, Meidy Tungkangi mengungkapkan kegembiraannya saat Nine’s Voice tampil tiga sesi.

“Saya bangga dengan pencapaian anak-anak. Meski disibukkan dengan belajar tapi mereka bisa berprestasi pada lomba paduan suara berkelas Internasional. Sejak berdiri 12 tahun silam mereka telah tampil di Korea, Cina, Thailand dan negara lainnya,” jelasnya.

Dirinya berharap, paduan suara kebanggaan sekolahnya ini dapat terus melebarkan prestasi dan selalu jadi kebanggaan. (Ilona piri)