Amar Kosoloi Jadi Anggota DPRD Minahasa Tenggara Termuda

oleh -
Amar Kosoloi, Anggota DPRD Mitra. (Ist)

RATAHAN- Sebanyak 25 anggota DPRD Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) resmi dilantik dan diambil sumpah janji di Sport Hall Kantor Bupati, Rabu (11/9/2019).

Dari 25 anggota DPRD yang dilantik, satu diantaranya terbilang usia sangat muda. Adalah pria bernama lengkap Fateh Mohammad Amar Kosoloi. Pria kelahiran 25 Maret 1993 ini adalah politisi Partai Gerindra. Dia sekaligus mencatatkan namanya sebagai angggota DPRD termuda sepanjang sejarah di DPRD Kabupaten Mitra di usia 26 Tahun.

Sebagai pendatang baru, kiprahnya terbilang mulus dengan menyisihkan kandidat Calon Legislatif di Daerah Pemilihan (Dapil) II Belang-Ratatotok.

Hal ini diakuinya tidak lepas dari dukungan semua pihak. Terutama suport dari orang orang terdekat dan lebih penting, kemudahan jalan dari Allah SWT.

“Pertama-tama tentu saya mengucap rasa syukur kepada Allah SWT. Karena atas kemudahan jalannya lah saya terpilih sebagai anggota DPRD Mitra periode 2019-2024,” ucapnya saat ditemui usai pelantikan.

Dirinya ikut mengungkapkan awal muasal dirinya terpanggil untuk bertarung dalam Pilcaleg DPRD Kabupaten Mitra. Selama ini dia menyadari jika Desanya di Molompar Watuliney kerap dijadikan ladang suara para Caleg dari luar desa.

“Jumlah penduduk diwilayah saya yakni Molompar dan Watuliney ada sekira jumlah pemilih 3500 jiwa. Tapi kita tidak punya satupun perwakilan anggota DPRD di kabupaten. Maka terdoronglah saya untuk maju menjadi salah satu caleg,” ujar pria berkacamata ini.

Dengan dirinya terpilih sebagai wakil rakyat, dia berharap bisa mengakomodir dan mengadvokasi kepentingan masyarakat. Diantaranya memperjuangkan para nelayan dan petani diwilayah pesisir. Sebab dirinya tahu persis apa yang menjadi kebutuhan warga di daerah pemilihannya.

“Saya hadir sebagai sebagai anggota DPRD Mitra. Tapi saya juga tidak akan mengingkari janji politik saya terhadap masyarakat di Dapil saya. Kami membangun komitmen bersama untuk bisa maju bersama,” tuturnya.

Selain itu, Amar sapaan akrabnya juga merasa bangga menjadi keterwakilan kaum milenial. Sebab era saat ini para kaum milenial juga dituntut untuk bisa berpartisipasi dalam membangun bangsa lewat talenta dan bakat yang dimiliki.

“Saya dipercayakan sebagai wakil rakyat, ya tugas saya menyuarakan aspirasi rakyat. Begitu juga dengan teman teman generasi muda sekiranya juga bisa melakukan sesuatu yang berguna untuk lingkungan sekitar terlebih untuk bangsa ini,” ujarnya, sembari menyisihkan rasa terima kasihnya kepada alumni SMP Negeri 3 Belang lulusan tahun 2007 dan alumni SMA Negeri 1 Belang lulusan 2010. (marvel pandaleke)