Lion Hotel and Plaza Manado Ajak Warga Rutin Donor Darah

oleh -
Lion Hotel and Plaza Manado menggelar aksi donor darah yang dipusatkan di lobby Lion Hotel and Plaza Manado. Selasa, 8/10/2019, dimulai pukul 09.00 WITA hingga 15.00 WITA. Istimewa

MANADO— Lion Hotel and Plaza Manado terus mengajak semua lapisan masyarakat rutin donor darah.

Selain untuk kemanusiaan, donor darah juga dinilai baik untuk kesehatan.

Hal ini sebagai bentuk ajakan pihak Lion Hotel and Plaza Manado untuk membantu Palang Merah Indonesia (PMI) Sulawesi Utara dalam memenuhi kebutuhan darah.

Sebagaimana diketahui, Lion Hotel and Plaza Manado menggelar aksi donor darah yang dipusatkan di lobby Lion Hotel and Plaza Manado. Selasa, 8/10/2019,  dimulai pukul 09.00 WITA hingga 15.00 WITA.

Terpantau, puluhan orang ikut berpartisipasi dalam aksi sosial tersebut. Puluhan kantong darah pun terkumpul. Kali ini peserta yang menyumbangkan darahnya berasal dari karyawan hotel setempat, hotelier di Manado, mitra bisnis,  hingga Nyong-Noni Sulut. Bahkan kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolresta Manado Kombes Pol Benny Bawensel SIK.

Marketing Communication Lion Hotel & Plaza Manado Guustaf Hendrik mengatakan, pihaknya selalu menjalankan salah satu misinya yakni aktif mempromosikan hidup sehat dan peduli pada sesama.

“Donor darah itu sehat, saya mengapresiasi kegiatan positif ini dan selain membantu sesama kegiatan ini juga sebagai sarana mempererat silahturahmi kami dengan para relasi,” ujarnya.

Hendrik mengatakan, donor darah sudah menjadi program penting perhotelan yang diadakan setiap tiap bulan sekali. “Kami berupaya membantu PMI mengajak  masyarakat menyumbangkan darahnya untuk menolong sesama,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Tim Giat Donor Darah PMI Sulut Annie Dondokambey mengapresiasi perhotelan yang rutin menggelar donor darah setiap tiga bulan sekali. “Kontribusi dari perhotelan cukup baik termasuk Lion Hotel & Plaza Manado, kami harap ini diikuti hotel-hotel lainnya,” paparnya.

Annie mengatakan, kebutuhan darah di Sulut menyentuh 3.000 kantong per bulan. Sedangkan PMI hanya mampu menghimpun paling banyak 1.800 kantong darah per bulan.

Karena itu, PMI mengajak perlunya peran aktif pemerintah daerah dan kabupaten/kota, swasta, hingga masyarakat umum untuk menyumbangkan darah secara rutin.

“Memang perlu ada peran aktif, pemerintah di kabupaten/kota juga harus mendukung sampai ke level kecamatan dan kelurahan atau desa,” jelasnya. (stenly sajow)