BKKBN Dorong Program PEK untuk Peningkatan Kesejahteraan Keluarga

oleh -
Plt Kepala BKKBN Sulut Drs Sugiyatna MM saat membuka FGD Dalam Rangka Pengelola Program Pemberdayaan Ekonomi Keluarga di Manado. BKKBN terus mendorong program PEK untuk mensejahterakan masyarakat di Provinsi Sulut. (Ist)

MANADO – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mendorong program Pemberdayaan Ekonomi Keluarga (PEK) untuk peningkatan kesejahteraan keluarga.

Plt Kepala BKKBN Sulut Drs Sugiyatna MM mengatakan, pihaknya baru-baru ini menggelar Forum Group Discussion (FGD) Temu Pengelola Program PEK yang turut dihadiri Kepala Sub Direktorat Pengembangan Program Usaha Ekonomi Keluarga BKKBN RI dan peserta dari kabupaten/kota.

Menurutnya, Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) sejak lama dicanangkan oleh BKKBN sebagai wadah pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat. Namun, saat ini kelompok UPPKS di basis data online masih berada cukup jauh dengan data Dalap.

“Basis data online ini ditujukan dalam hal pembinaan kelompok UPPKS, sehingga dapat terpantau alokasi daya maupun dana, sehingga kelompok tersebut dapat difasilitasi dengan optimal,” ungkapnya, Rabu (9/10/2019).

Lanjut Sugiyatna, pihaknya berharap kabupaten/kota dapat memiliki satu kelompok UPPKS sebagai percontohan.

“Sangat baik jika kabupaten/kota membentuk kelompok UPPKS yang nantinya dapat menunjang bersama program PEK tersebut,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (kabid) KS-PK Sitti Kamlah Takalamingan menyebutkan, kegiatan yang digelar lewat FGD terkait Temu Pengelola Program PEK bertujuan meningkatkan kualitas dan kuantitas kelompok UPPKS.

“Tujuan akhirnya adalah mengembangkan kegiatan usaha ekonomi produktif dalam rangka mewujudkan keluarga kecil, bahagia dan sejahtera,” tukasnya. (rivco tololiu)