Didukung Pimpinan Fakultas 34 Mahasiswa FIS Terjaring Nyong-Noni Unima 2019

oleh -
Salah satu calon peserta yang mengikuti tes di FIS, kemarin. (martsindy rasuh/koran sindo)

TONDANO – 34 orang mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Univeritas Negeri Manado (Unima) terjaring dalam perekrutan Nyong dan Noni Unima (NNU) tahun 2019, Senin (21/10/2019).

“Yang ikut dalam audisi dan sudah terjaring sebanyak 34 mahasiswa, terbagi dalam 20 untuk Noni dan 14 untuk Nyong,” ungkap Ketua Panitia Nyong dan Noni Unima Eunike Wulan Kapoh yang didampingi Bendahara Panitia Novi Sagita Triyanti, kepada KORAN SINDO MANADO/SINDOMANADO.COM

Menurut dia, saat ini panitia sementara persiapan perekrutan peserta dan untuk hari ini dijadwalkan akan ada audisi di Fakultas Ekonomi (Fekon), dimulai pagi sampai selesai.

“Jadi sayang jika dilewatkan oleh teman-teman,” terang dia.

Lanjut dia, teman-teman mahasiswa agar mendaftarkan diri dan jadi Duta Pendidikan Unima. Untuk syarat, berkepribadian baik, berpenampilan menarik, berwawasan luas, mahasiswa aktif maksimal semester tujuh, memiliki kemampuan bahasa asing, memiliki tubuh proporsional, tinggi badan untuk Nyong minimal 170 centimeter dan Noni 160 centimeter.

“Selain persyaratan tersebut, adapula empat poin penting yang harus dimiliki peserta yakni Brain, Beauty, Bravery, Behavior,” ungkap dia.

Dia menambahkan, seleksi sudah dimulai sejak 14 Oktober dan akan berakhir pada 24 Oktober. Tunggu apalagi, silahkan daftarkan diri anda dan jadilah Duta Pendidikan Unima.

“Yang mau mendaftar boleh hubungi panitia dengan nomor 082293004744 (Eunike). Mari daftarkan diri dan jadi Duta Pendidikan Unima,” ajaknya.

Sementara itu, Pembantu Dekan III FIS Unima Paulus Robert Tuerah mengaku, selaku pimpinan fakultas sangat mendukung kegiatan ini. Jadi mahasiswa silahkan ikut kegiatan ini dan kembangkan bakat serta talenta.

“Menjadi mahsiswa bukan cuma menimbah ilmu tapi juga mengikuti ajang/kegiatan seperti ini. Perlu ada pengembangan diri. Buktinya, sudah ada beberapa mahasiswa FIS yang mengikuti kegiatan ini dan sukses ketika sudah alumni,” terang dia

Melalui kegiatan ini juga, kata Tuerah, bisa menjadi teladan bagi mahasiswa lain dan membangun kepercayaan diri. Kalau ada bakat dan kemampuan dapat bersaing dalam kegiatan seperti ini.

“Ajang ini bukan sekedar lolos atau tidak, tapi mengikuti audisi saja sudah sangat luar biasa. Karena tidak semua juga akan lolos, tapi yang penting berani dulu,” beber dia.

Terpisah, Ketua BEM FIS Carinne Loesi yang juga panitia NNU menyampaikan, kegiatan ini sangat positif. Melalui kegiatan ini mahasiswa dapat mengetahui bakat-bakat pribadi. Kemudian, kegiatan ini juga tidak mengganggu kuliah.

“Makanya kami mengajak semua mahasiswa Unima yang ingin ikut NNU silahkan mendaftar, karena kesempatan masih terbuka luas sebelum ditutup nanti,” pungkas dia. (martsindy rasuh)