KORPRI Diberi Pemahaman Soal Inovasi Pelayanan Peserta JKN-KIS

oleh -
Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan, Andayani Budi Lestari saat memberikan pemaparan di kegiatan sarasehan bersama KORPRI Sulut. (ist)

MANADO –  Salah satu upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai Program JKN-KIS, BPJS Kesehatan bekerja sama dengan Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) mengadakan kegiatan sarasehan sekaligus sosialisasi di Hotel Aryaduta Manado, Kamis (27/2/2020).

“Harapan kami upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang Program JKN-KIS dapat meningkat, sehingga bisa memperoleh jaminan pelayanan kesehatan dengan lancar,” ungkap Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan, Andayani Budi Lestari.

Andayani mengatakan, berbagai upaya telah dilakukan BPJS Kesehatan dalam rangka mengoptimalkan pelayanan terbaik kepala peserta.

“Misalnya BPJS Kesehatan mengembangkan berbagai aplikasi berbasis teknologi informasi yang diharapkan dapat mendukung keberlangsungan program ini. Setidaknya ada lima ekspektasi pesrta dari pelayanan JKN, diantaranya kemudahan memperoleh informasi terkait program,” tuturnya.

Dia menjelaskan, misalnya sisi kemudahan dalam memperoleh informasi, BPJS Kesehatan telah mengembangkan Aplikasi Mobile JKN. Aplikasi tersebut adalah one stop service yang diterus dikembangkan dan dapat digunakan untuk memperoleh informasi.

“Di sisi kemudahan, pendaftaran telah dikembangkan banyak kanal pendaftaran khususnya berbasis teknologi melalui Mobile JKN, melalui BPJS Kesehatan Care Center 1500400. Ada juga pengemangan elektronik data badan usaha (e-Dabu) untuk pendaftar kategori Pekerja Penerima Upah (PPH) yang sangat memudahkan,” ujarnya.

Lanjut dia, dari sisi kemudahan dan pembayaran iuran, dapat dilakukan melalui autodebit baik melalui bank, maupun non-bank via Aplikasi Mobile JKN, e-commerce, dan lainnya.

“Saat ini sebanyak 686.735 kanal pembayaran iuran dapat dipilih dan dimanfaatkan peserta JKN-KIS. Untuk penyampaian keluhan dikembangkan Aplikasi SIPP yang terintegrasi baik di fasilitas kesehatan, Kantor Cabang BPJS Kesehatan, Mobile JKN, BPJS Kesehatan Care Center 1500400, Website dan LAPOR,” tandasnya.

Gubernur Olly Dondokambey melalui Asisten I Setdaprov Sulut, Edison Humiang mengatakan, kegiatan sarasehan bersama BPJS Kesehatan sangat penting untuk mengetahui kebijakan ataupun jenis pelayanan yang diterapkan.

“Persoalan kesehatan merupakan faktor utama dan investasi berharga. Makanya kegiatan ini sangat penting untuk dipahami para KORPRI di Sulut,” terangnya.

Dia berharap, lewat momentum ini dapat menjadi ajang untuk saling tukar pikiran, serta dapat memberikan konstribusi yang bermanfaat.

“Kami mengapresiasi BPJS Kesehatan yang menggelar kegiatan ini. Akan lebih baik lagi, jika semua ASN dapat mengikuti bersama kegiatan sarasehan ini supaya tahu betul manfaat dan kebijakan terbaru yang diterapkan saat ini,” pungkasnya.

Kegiatan sarasehan ini turut dihadiri Ketua Derparteman Litbang dan Iptek Ony Bibin Bintoro, Deputi Direksi Wilayah Suluttenggomalut Chandra Nur Cahyo, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Manado Prabowo serta sejumlah pejabat dari Pemprov Sulut dan Pemkot Manado. (rivco tololiu)