PLN Suluttenggo Siap Laksanakan Instruksi Presiden Gratiskan Daya 450 VA

oleh -
Ilustrasi: Istimewa

MANADO— Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Wilayah (UIW) Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo (Suluttenggo) siap melaksanakan instruksi Presiden Joko Widodo yang membebaskan biaya listrik bagi pelanggan daya 450 VA dan diskon 50% bagi pelanggan daya 900 VA bersubsidi untuk April, Mei dan Juni 2020.

Diketahui, sebanyak 284.480 pelanggan daya 450 VA dan 42.192 pelanggan daya 900 VA yang tercatat oleh PLN UIW Suluttenggo akan menerima pembebasan biaya listrik dan diskon sesuai instruksi presiden tersebut. Hal ini disampaikan oleh Jedri Pangalila selaku Asisten Manager Komunikasi PLN UIW Suluttenggo, kemarin.

Menurut Jedri, untuk pelanggan daya 450 VA pascabayar atau model pakai dulu baru bayar seperti model meteran lama, pemakaian listrik berapa pun tetap akan digratiskan.

“Kalau dia (pelanggan) pakai Rp100.000, ya Rp100.000 itu yang gratis, kalau dia pakai Rp150.000, ya Rp150.000 yang gratis, karena itu dipakai. Dia sudah pakai listrik itu kan” tukas Jedri.

Tetapi untuk pelanggan daya 450 VA Prabayar atau yang menggunakan token pulsa, oleh PLN akan diberikan token pulsa gratis sesuai pemakaian tertinggi dalam tiga bulan terakhir.

“Misalnya contoh pemakaian tertinggi dia (Pelanggan) tiga bulan terakhir 150.000, yang akan mendapatkan bonus (gratis) 150.000 itu, tetapi kalau dia April ini membeli token pulsa Rp200.000, Rp150.000-nya yang gratis namun dia akan bayar tagihan Rp50.000 itu,” jelas Jedri.

Sementara itu, untuk pelanggan daya 900 VA pascabayar akan diberikan potongan 50% ketika membayar tagihan lewat pembayaran di rekening ataupun pembayaran online lainnya.

“Jadi misalnya dia (Pelanggan) pakai Rp200.000, secara otomatis dia hanya akan membayar Rp100.000, otomatis akan keluar begitu, berarti jumlah pemakaiannya sudah terpotong setengah,” beber Jedri.

Sementara itu, untuk pelanggan daya 900 VA Prabayar, ketika membeli token pulsa akan dipotong 50% tetapi mekanisme pemotongannya berupa penambahan nilai token pulsa sebesar 50% dari nilai yang dibeli pelanggan.

“Jadi misalnya dia membeli token pulsa Rp200.000, berarti nanti dia akan mendapatkan token pulsa Rp300.000 nanti, yang Rp100.000 tambahan itu yang merupakan pemotongan, tapi dia diganti berupa token pulsa, tertambah begitu,” jelas Jedri.

Adapun, untuk pelanggan daya 900 VA yang akan menikmati potongan 50% ini ialah pelanggan yang bersubsidi, sebab ada juga pelanggan daya 900 VA yang tidak masuk digolongan pelanggan bersubsidi dan dianggap mampu membayar. (Fernando Rumetor/tr02)