Dua Orang PDP di Bitung Meninggal, Dimakamkan Sesuai Protokol Covid-19

oleh
Gugus Tugas Covid-19 Kota Bitung memakamkan jenazah berstatus PDP, di TPU Pinolakan, Kecamatan Ranowulu, Minggu (26/4/2020). (FOTO: Istimewa)

BITUNG – Daftar orang meninggal dalam status pasien dalam pengawasan (PDP) di Kota Bitung, bertambah lagi. Kali ini, seorang perempuan, IH, 44, warga Kecamatan Maesa yang meninggal pukul 05.10 WITA di RSUP Kandou dan pemakamakan dilaksanakan di TPU Pinagunian, pukul 10.00 WITA.

Usai pemakaman di TPU Pinangunian, Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Bitung memakamkan, lelaki, DO, 60-an, warga Kecamatan Matuari, yang meninggal jam 10.00 WITA, di kediamanya saat isolasi mandiri, dimakamkan pukul 15.00 WITA di TPU Pinokalan, Kecamatan Ranowulu.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19  Kota Bitung Franki Ladi mengatakan, kedua jenazah dimakamkan dengan protokol Covid-19. “Keduanya berstatus PDP, maka kami makamkan dengan protokol Covid-19. Kami mohon maaf kepada keluarga karena harus mengikuti prosedur Covid-19,”ujar Ladi, sambil menambahkan, keduanya menderita penyakit bawaan.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bitung dr Jeaneste Watuna saat dihubungi KORAN SINDO MANADO/SINDOMANADO.COM menambahkan, informasi PDP telah masuk dalam laporan Gugus Tugas Covid-19 Kota Bitung. “PDP lelaki, saat perawatan telah mengkuti proses foto rontgen yang menunjukkan Pneumonia massif. Dua minggu dirawat kemudian rawat jalan untuk proses cuci darah. “Anak laki-laki dari almarhum berstatus ODP dan sementara isolasi mandiri di rumah,”ujar Watuna, sambil menambahkan, untuk PDP perempuan, yang meninggal di RSUP menderita sakit bawaan, gagal ginjal.  (Yappi Letto)