Pengelola Donasi Konsumen Alfamidi Salurkan 1.000 Paket Sembako di Manado

oleh -
Bantuan Konsumen Alfamidi bagi warga Manado. (FOTO: Istimewa)

MANADO– Pengelola dana Donasi Konsumen Alfamidi yakni Yayasan Bahrul Maghfiroh Cinta Indonesia (BMCI), Lembaga Amil, Zakat, Infaq dan Shodaqoh Muhammadiyah (Lazismu) dan Lembaga Amil, Zakat, Infaq dan Shodaqoh Nadlatul Ulama (Lazisnu) telah berperan aktif di masa pandemic Covid-19 ini.

Beragam program telah dijalankannya seperti pemberian 1.000 hand sanitizer untuk masyarakat, 700 paket sembako peduli Covid-19 di Makassar dan Cilegon, 200 paket sembako di Surabaya (BMCI), pembagian 12.000 masker oleh BMCI, 11 Bilik Disinfektan (BMCI), pembuatan 700-an tempat cuci, serta penyemprotan disinfektan di 200 titik.

Kini, ketiga yayasan pengelola Donasi Konsumen Alfamidi bersama-sama untuk membagikan 11.200 paket sembako untuk masyarakat terdampak Covid-19, seperti pekerja informal. Dari jumlah tersebut, BMCI dan Lazismu masing memberikan 5.000 paket dan Lazisnu 1.200 paket. Paket sembako tersebut akan disebar ke-13 provinsi di antaranya Sumatera Utara, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara dan Maluku.

Harun Pengurus BMCI Pusat mengatakan, program yang dilangsungkan ini akan diberikan secara bertahap. “Program peduli Covid-19 bertahap ya, sekarang dengan adanya pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di banyak kota membuat masyarakat terdampak kesulitan mendapatkan sembako. Ini alasan BMCI turut andil dalam program 11.200 paket sembako peduli Covid-19,” ucapnya dalam siaran pers yang diterima SINDOMANADO.COM, Kamis (30/4/2020).

Di Manado sendiri, 1.000 paket sembako tersebut dialokasikan ke wilayah Manado, Minahasa Utara, Minahasa, Bitung, Tomohon, Ternate dan Tobelo. Branch Manado Alfamidi Deni Firmanto, sangat menyambut baik program tersebut. Karena di wilayahnya mendapat alokasi 1.000 paket sembako dari BMCI.

“Ini program Covid-19 ketiga dari Lazismu setelah kemarin sudah berjalan penyemprotan disinfektan di rumah-rumah ibadah, pasar dan tempat umum lainnya, serta pembuatan washtafel untuk masyarakat, kini BMCI mengalokasikan 1.000 sembako di wilayah kami,” ucapnya.

Deni berharap, bantuan-bantuan tersebut dapat sedikit membantu meringankan beban masyarakat terdampak Covid-19. Dia pun berdoa pandemi ini dapat segera berakhir agar masyarakat dapat kembali hidup normal.

“Oleh karenanya, kita juga harus disiplin diri mulai dari diri kita untuk benar-benar menjaga physical distancing, menjaga kebersihan dan kesehatan diri agar tidak tertular atau menularkan ke orang lain,” ucapnya. (Clay Lalamentik)