BITUNG — Kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai bebas dari penjajahan. Bagi sebagian masyarakat, kemerdekaan juga berarti terbebas dari keterbatasan yang selama ini menghalangi mereka menjalani kehidupan secara normal.

Salah satunya adalah kembali melihat dunia dengan jelas setelah bertahun-tahun hidup dalam bayang-bayang katarak.

Semangat itulah yang diusung Klinik Mata SMEC Bitung, Sulawesi Utara dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.

Melalui program operasi katarak gratis, Klinik Mata SMEC Bitung ingin menghadirkan pelayanan kesehatan yang dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya warga Kota Bitung yang selama ini terkendala akses maupun biaya untuk mendapatkan tindakan operasi katarak.

Program sosial ini menjadi bentuk kepedulian mereka terhadap tingginya kasus katarak yang masih menjadi salah satu penyebab utama kebutaan di Kota Bitung. Padahal, kebutaan akibat katarak sebenarnya dapat dicegah melalui tindakan operasi yang tepat dan dilakukan sedini mungkin.

Marketing Executive Klinik Mata SMEC Bitung, Ummul Asri Ulandari, S.S., Senin (3/8/2026), mengatakan kegiatan tersebut merupakan komitmen SMEC dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui pelayanan kesehatan mata yang mudah dijangkau.

“Dalam rangka HUT Republik Indonesia, kami ingin berkontribusi kepada masyarakat melalui pelayanan kesehatan dengan mengadakan operasi katarak gratis bagi masyarakat Kota Bitung,” tuturnya.

“Katarak masih menjadi salah satu penyebab kebutaan, sementara hingga saat ini belum ada obat yang dapat menyembuhkannya selain melalui tindakan operasi,” ujarnya.

Menurut Ummul, program ini bukanlah yang pertama kali dilaksanakan. Sebelumnya, kegiatan serupa telah sukses digelar pada Juli lalu dengan antusiasme masyarakat yang cukup tinggi.

Melihat besarnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan tersebut, pihaknya kembali menghadirkan program yang sama pada Agustus ini sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT RI.

“Ini merupakan program kedua yang kami laksanakan. Setelah kegiatan pada Juli lalu mendapat respons yang baik, kami kembali membuka kesempatan bagi masyarakat Bitung untuk mendapatkan operasi katarak secara gratis selama bulan Agustus,” katanya.

Ia menjelaskan, alasan utama Klinik Mata SMEC Bitung secara konsisten menggelar operasi katarak gratis adalah karena penyakit tersebut masih menjadi penyebab kebutaan yang paling banyak ditemukan di masyarakat.

Di sisi lain, tidak sedikit penderita yang menunda operasi karena keterbatasan ekonomi maupun akses terhadap layanan kesehatan mata.

“Kami melihat masih banyak masyarakat yang mengalami keterbatasan biaya maupun akses untuk menjalani operasi. Padahal, operasi katarak merupakan satu-satunya solusi agar penglihatan dapat kembali membaik,” jelasnya.

Melalui program tersebut, ia berharap tidak ada lagi masyarakat yang harus kehilangan kesempatan bekerja, beraktivitas, maupun menikmati masa tua hanya karena tidak mampu menjalani operasi.

Program operasi katarak gratis ini terbuka bagi masyarakat yang berdomisili di Kota Bitung dan memenuhi persyaratan medis setelah menjalani pemeriksaan oleh dokter spesialis mata mereka. (nando/*)