BITUNG – Menindaklanjuti bertambahnya jumlah pasien positif korona (Covid-19) yang naik menjadi 11 orang dari jumlah sebelumnya sembilan orang, Tim Gugus Tugas Pencegahan dan Pemberantasan Civod-19 Kota Bitung langsung menelusuri orang yang memiliki kontak dengan empat pasien positif yang baru bertambah.
Hal ini diungkapkan Juru Bicara Gugus Tugas Pencegahan dan Pemberantasan Civod-19 Kota Bitung, Franki Ladi, didampingi Sektertaris dr Jeaneste Watuna, kemarin. “Gugus tugas melalui Dinas Kesehatan, sampai hari ini telah melakukan penelusuran terhadap warga yang memiliki kontak dengan empat pasien positif tersebut, sampai hari ini kami melakukan swab test terhadap 17 warga yang memiliki kontak erat resiko tinggi dan 191 orang menjalani Rapid Test, jadi total yang ditangani hari ini, ada 208 orang,”ujarnya, Senin (8/6/2020).
Asisten 1 Setda Kota Bitung ini menambahkan, untuk 17 warga yang menjalani swab test, sampelnya telah dibawa langsung ke laboratorium Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKL-PP) Kelas 1 Manado, hasilnya paling cepat tiga hari dan paling lambat seminggu, karena banyak yang diperiksa. “Sedangkan hasil pemeriksaan rapid test terhadap 191 orang, hasilnya nonreaktif,”ungkap Ladi.
Sekretaris Gugus Tugas Pencegahan dan Pemberantasan Covid-19 Kota Bitung Kota Bitung, dr Jeaneste Watuna menambahkan, sejak Sabtu (6/5/2020) pekan lalu, pasien Positif Korona asal Kota Bitung, bertambah 4 orang, menjadi 11 orang. “Pasien 472, laki-laki umur 44 tahun asal Kecamatan Madidir, Pasien 490, perempuan 24 tahun Kecamatan Girian, setelah itu bertambah dua lagi pasien 436 asal Kecamatan Madidir dan 437 asal Kecamatan Lembeh Selatan,”ujarnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bitung ini menambahkan, pasien 472 dirawat pada RSUP Prof Kandou, pasien 490 dirawat pada RS Pancaran Kasih Manado, pasien 436 dirawat pada RS Siloam Manado, sedangkan pasien 437 dirawat pada RS Pemprov Sulut di Manembo-nembo, Kota Bitung. “Kami meminta kepada warga yang memiliki kontak dengan pasien – pasien ini, agar mendatangi Dinas Kesehatan untuk dilakukan Swab Test dan Rapid Test, dilayani setiap hari,”tuturnya. (Yappi Letto)

