BITUNG – Menghadapi dampak krisis ekonomi akibat pademi Covid-19, Pemerintah Kota Bitung terus menyalurkan bantuan sosial berupa beras 10 kilogram, sepuluh ikan kaleng dan satu dus mi instan kepada warga Kota Bitung yang terdampak. Dari pantauan SINDOMANADO.COM pada Kamis (11/06/2020), beberapa kelurahan sementara menyalurkan Bansos tersebut. Diantaranya Kelurahan Aertembaga Satu, Kecamatan Aertembaga, dengan jumlah penerima tahap perluasan, diberikan kepada 391 penerima.

Demikian halnya dengan Kelurahan Pateten Dua, Kecamatan Aertembaga, menyalurkan Bansos untuk 112 penerima yang belum menerima pada tahap 1 dan 2. Untuk Kelurahan Wangurer Timur, Kecamatan Madidir, sementara melaksanakan penyaluran kepada 215 penerima. “Sejak kemarin kami salurkan dan sampai siang ini, masih ada 13 penerima yang belum datang mengambil Bansos, tapi Kepala Lingkungan sudah menghubungi warga mereka masing-masing dan hari ini akan diambil, kendalanya ada yang bekerjsa sampai sore hari, jadi mungkin sore ini mereka ambil,” ujar Kansil.

Lanjut dia juga, dari 13 penerima tersebut terdapat dua penerima sebagai ASN. “Dikarenakan ASN tidak bisa menerima bansos tersebut, maka saya akan buat berita acara terkait dua penerima tersebut, nantinya bansos tersebut akan dialihkan ke masyarakat yang lain yang pantas dan layak menerima dan belum terdata,” tuturnya.

Terpisah, paket Bansos juga disalurkan Kelurahan Winenet Dua, Kecamatan Aertembaga. Menurut Lurah Winenet Dua, Syul Yain Dotulong, untuk penyaluran tahap perlluasan ini, sebanyak 495 penerima bantuan. “Pada tahap tahap satu telah disalurkan 151 paket, sesuai dengan usulan yang dimasukkan, demikian pula untuk tahap dua dengan jumlah 344 penerima, dimana untuk tahap kedua ini masih sementara dalam penyaluran,” ujarnya.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Pemberantasan Covid-19 Kota Bitung, Franky Ladi mengatakan, selain Bansos yang disalurkan BPBD melalui pihak Kelurahan untuk meringankan beban warga, Dinas Sosial juga sementara menyalurkan bantuan untuk lansia se-Kota Bitung, juga bantuan yang diberikan melalui dana APBN.  (Yappi Letto)