Attack Rate Covid-19 Kota Manado Meningkat Menjadi 153 per 100.000 Penduduk

oleh -
Kendaraan yang terjebak macet di Kota Manado sebelum pandemi Covid-19. (FOTO: Istimewa)

MANADO – Attack Rate Covid-19 atau jumlah kasus Covid-19 per 100.000 penduduk di Kota Manado hingga saat ini masih menjadi yang tertinggi di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Menurut Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Covid-19 Sulut, dr Steaven Dandel, berdasarkan data yang ada diolah pihaknya, saat ini Attack Rate Covid-19 di Manado mencapai angka 153 per 100.000 penduduk.

“Attack Rate (Covid-19) Manado 153 per 100.000 penduduk berdasarkan data perhari ini,” ujarnya saat dikonfirmasi wartawan SINDOMANADO.COM, Rabu (1/7/2020).

Berdasarkan angka tersebut, dapat diartikan secara sederhana bahwa di setiap 100.000 penduduk di Kota Tinutuan ini, terdapat 153 orang yang terjangkit penyakit yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 ini.

Angka tersebut sejatinya mengalami kenaikan dibandingkan data sebelumnya yang disampaikan oleh Dandel pada Selasa (23/6/2020) lalu, dimana saat itu ia menyampaikan angka Attack Rate Kota Manado berada di angka 136 kasus per 100.000 penduduk.

“Secara epidemiologi Kota Manado itu menjadi salah satu daerah kabupaten/kota di Indonesia dengan jumlah kasus yang sangat menonjol, dengan attack rate yang sangat tinggi karena sudah ada di angka 100 per 100.000 penduduk,” jelasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut memutuskan untuk belum membuka mal yang ada di Kota Manado, karena Kota Manado saat ini masih berada di zona merah penyebaran Covid-19.

“Dengan adanya informasi tadi malam saya akan evaluasi dulu, apakah akan memberi ijin atau tidak. Dengan status masih naik dan informasi zona merah tersebut mengharuskan masyarakat tinggal dirumah belum boleh berkumpul, ini menjadi salah satu alasan kami belum ijinkan,” kata Wali Kota di Godbless Park, Selasa (30/6/2020).

“Dengan kondisi seperti ini (Zona merah), Pak Gubernur juga tau situasi apa yang harus dilakukan di Kota Manado, zona ini yang membuat kita berpikir lagi untuk melakukannya,” beber Ketua Dewan Pengawas Apeksi ini.

Ditambahkan Walikota, Pemerintah Kota (Pemkot) Manado akan segera mengadakan pertemuan bersama pihak pihak terkait, guna membahas soal kesiapan Kota Manado menghadapi zona merah ini.

Untuk diketahui, berdasarkan data yang tertera di website resmi Gugus Tugas Covid-19 Sulut, jumlah total pasien Covid-19 di Kota Manado mencapai saat ini sebanyak 742 orang, dimana 109 orang diantaranya telah dinyatakan sembuh, 55 orang meninggal, serta 578 sementara dalam perawatan. (Fernando Rumetor)