BITUNG – Penyaluran bantuan sosial (Bansos) dalam rangka penanggulangan Covid-19 yang disalurkan Dinas Sosial (Dinsos) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) ke tempat ibadah se-Kota Bitung tidak merata, bahkan ada gereja yang tidak menerima bantuan.

Seperti yang diungkapkan Tokoh Muda Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) Kota Bitung, Yoskar Laloma. Menurut dia, harusnya Dinsos Pemprov Sulut menyalurkan bansos secara merata ke suluruh tempat ibadah.

“Sampai hari ini, kami GMHAK Kota Bitung belum menerima Bansos dari Dinsos Pemprov Sulut, jangan pilih kasih kalau berikan bantuan, itu jugakan diambil dari uang negara, harusnya kami mendapatkan juga,” ujarnya, Sabtu (4/7/2020).

Laloma yang juga Ketua Pembangunan GMAHK ini menambahkan, dari 26 jemaat GMAHK, hanya jemaat Madidir yang menerima bantuan, itu pun mereka meminta secara pribadi dan datang mengambilnya langsung.

Keluhan yang sama diungkapkan Ketua GMAHK Getsemani Manembo-nembo, Made Laloma. “Sampai hari ini, kami belum menerima bansos dari Provinsi, kami tidak tahu apa kendalanya sehingga kami tidak menerima bantuan, padahal jemaat lain sudah diberikan , bahkan mungkin sudah selesai digunakan,” keluh Made.

Terpisah, Ketua Aliansi Pemerhati Penanggulangan Covid-19 Kota Bitung, Jhons Perri Sineri sangat menyayangkan bantuan yang tidak merata. “Ini bantuan untuk kemanusiaan, seharusnya diberikan merata, jangan pilih kasih, dan penyalur Dinsos Pemprov yang berikan langsung bukan tim sukses salah satu pasangan calon wali kota, ini seperti memanfaatkan momen untuk pencitraan,” ungkapnya. (Yappi Letto)