MANADO – KBRI Singapura telah meluncurkan secara virtual Road to Indonesia Investment Day 2020, kemarin. Acara ini merupakan kolaborasi antara KBRI Singapura, Kantor Perwakilan Luar Negeri Bank Indonesia di Singapura, Kantor Perwakilan BKPM di Singapura (IIPC).

Acara yang diikuti secara daring oleh sekitar 469 peserta melalui zoom dan 340 views melalui youtube, yang terdiri dari Chamber of Commerce yang ada Singapura, media Singapura maupun Indonesia dan perwakilan RI di seluruh dunia. Acara Road to Indonesia Investment Day 2020 merupakan rangkaian kegiatan Indonesia Investment Day 2020 yang akan dilaksanakan mulai bulan Agustus hingga Oktober 2020.

Indonesia Investment Day merupakan program unggulan (flagship) tahunan KBRI Singapura sejak tahun 2018 dan telah menarik minat banyak pemangku kepentingan dan investor dari Singapura dan dari banyak negara.
Indonesia Investment Day 2020 menghadirkan 11 Provinsi dan lebih dari 80 proyek yang telah dikurasi dengan seksama dan saat ini telah siap untuk menerima investasi dari luar negeri dan Sulawesi Utara menjadi salah satu provinsi yang masuk. Proyek-proyek yang ditawarkan pun bersifat ready to offer dan clean and clear. Terdapat peningkatan sekitar 30 persen untuk provinsi yang berpartisipasi dan proyek yang ditawarkan. Sementara itu, bidang-bidang investasi yang ditawarkan oleh ke -11 provinsi beragam mulai dari bidang infrastruktur, agribisnis dan pariwisata.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulut Arbonas Hutabarat mengatakan, Sulut masuk di 11 provinsi dalam event Indonesia Investment Day 2020. “Sulut masuk menjadi salah satu provinsi dari 11 provinsi yang masuk dalam event ini, untuk webinarnya akan dilaksanakan pada tanggal 1 September 2020 jam 11.00-12.30 WITA,” ucapnya kepada KORAN SINDO MANADO/SINDOMANADO.COM, Rabu (22/7/2020)

Lanjut Hutabarat, ada beberapa proyek dan potensi di Sulut yang bakal ditawarkan dalam webinar ini. “Dalam webinar ini potensi yang bakal ditawarkan ada beberapa, seperti antara lain proyek KEK Likupang,” ujarnya.

Sebagai informasi, acara Indonesia Investment Day ini secara unik didesain dengan berbagai kegiatan di antaranya yaitu pemberian informasi mengenai proyek-proyek investasi potensial dan business matching yang mempertemukan para investor dan pemilik proyek. Di tengah-tengah situasi pandemi dan tantangan perekonomian dunia saat ini, acara Indonesia Investment Day 2020 tetap diselenggarakan secara virtual dengan memanfaatkan momentum yang ada.
Dalam webinar tersebut juga disediakan platform one-on-one meeting yang bertujuan untuk memfasilitasi interaksi investor asing dengan pemilik proyek dan pemerintah daerah, serta untuk merealisasikan investasinya di Indonesia. Hasil kontribusi dari Indonesia Investment Day dapat dilihat dari realisasi kuartal I dan II tahun 2020, nilai investasi Singapura pada kuartal I naik 58 % dari periode yang sama di tahun 2019, dengan nilai USD2,72 miliar, dan pada kuartal II naik 14 % dari periode yang sama di tahun sebelumnya, senilai USD1,95 miliar. Acara “Indonesia Investment Day 2020” diharapkan dapat menjadi upaya konkret dalam menjawab tantangan di tengah-tengah situasi pandemi saat ini, dan lebih jauh lagi untuk merespon upaya percepatan pemulihan perekonomian nasional. (Clay Lalamentik)