Pasar Ekspor Baru ke Jepang Terbuka, Peluang Besar bagi Petani dan Pelaku Usaha di Sulut

oleh -
Gubernur Olly Dondokambey dalam kegiatan peluncuran ekspor perdana langsung komoditi Sulut ke Jepang di Bandara Samrat. (istimewa)
MANADO – Pasar ekspor baru ke Jepang sudah terbuka. Itu menyusul telah diluncurkannya akses ekspor langsung (direct call) komoditas pertanian dari Kargo Garuda di Bandara Sam Ratulangi (Samrat) oleh Gubernur Olly Dondokambey.
Gubernur Olly sendiri mengakui, terbukanya pasar baru ekspor ke negeri Matahari Terbit tersebut, bermanfaat untuk masyarakat di Bumi Nyiur Melambai.
“Ini peluang yang baik untuk menggiatkan ekspor hasil perikanan dan pertanian kita ke Jepang,” ungkap Gubernur Olly, Kamis (24/9/2020).
Lanjut dia, sejarah yang terukir di tengah momentum HUT ke-56 Provinsi Sulut ini, akan terus berjalan secara berkesinambungan.
“Sehingga membawa Sulut menjadi penghubung bagi provinsi di Indonesia bagian timur untuk ekspor langsung komoditi dari Manado ke Jepang,” tukasnya.
Sekedar diketahui, komoditas perikanan Sulut senilai 66.000 Dolar AS ini, sudah tiba di Jepang setelah diterbangkan maskapai Garuda Indonesia A 330-200 dengan rute Jakarta-Manado-Tokyo dari Bandara Sam Ratulangi, Rabu (23/9) malam.
Pada pengiriman perdana ini, sebanyak 6,5 ton produk perikanan Sulut ditambah 4,5 ton dari Ambon dikirim dari Manado ke Bandara Narita di Tokyo Jepang.

Selain hasil perikanan, turut dikirim sampel komoditas pertanian asal Sulut sebanyak 100 kologram (kg) berupa nanas, bawang merah, pala dan komoditi lainnya. (rivco tololiu)