Barang yang Sering Kita Gunakan Sehari-hari Ternyata Hasil NASA ke Ruang Angkasa

oleh
Ilmu di balik misi ruang angkasa NASA telah memberikan produk dan inovasi yang tak terhitung jumlahnya bagi dunia. (Foto: istimewa)

HOUSTON – Selama beberapa dekade, program luar angkasa NASA telah menempatkan 12 orang di Bulan , mendaratkan penjelajah di Mars , dan mengirim banyak pesawat ruang angkasa ke luar tata surya kita.

Ilmu di balik ini dan proyek lainnya telah memberikan produk dan inovasi yang tak terhitung jumlahnya. Semuanya sangat bermanfaat bagi warga dunia —termasuk beberapa yang mungkin tidak Anda duga.

Melansir britannica.com, berikut adalah beberapa penemuan NASA yang mungkin Anda temui dalam kehidupan sehari-hari. Tetapi kita tak menyangka kalau produk tersebut hasil NASA menjelajahi ruang angkasa:

1. Kamera ponsel
Para penggemar ponsel cerdas dapat berterima kasih kepada Jet Propulsion Laboratory (JPL) NASA atas kemampuan kita untuk mengambil foto narsis dengan ponsel di tangan. Ponsel menggunakan sensor gambar semikonduktor oksida logam komplementer, yang dibuat oleh peneliti NASA lebih kecil dan lebih ringan serta mampu mengambil foto yang lebih jelas. Menariknya, konsep ponsel pertama kali dipertimbangkan di JPL pada 1960-an.

2. Busa Temper
Dikembangkan di Ames Research Center, busa temper, juga dikenal sebagai busa memori, telah ditemukan banyak kegunaan, termasuk bantal, kasur, peralatan keselamatan, kursi pesawat, dan banyak lagi. Produk itu muncul dari kebutuhan akan bantalan yang lebih baik untuk meningkatkan perlindungan dari kecelakaan.

3. Penyedot Debu Tanpa Kabel
Benar, Dustbuster Anda di rumah yang praktis berasal dari perjalanan luar angkasa. Selama program Apollo, Black & Decker ditugasi mengembangkan motor untuk bor portabel yang akan digunakan untuk mengekstrak sampel inti di Bulan. Teknologi yang dihasilkan kemudian menghasilkan penyedot debu nirkabel dan peralatan rumah kecil lainnya.

4. Termometer Telinga Inframerah
Dengan dukungan dari Program Afiliasi Teknologi NASA, Diatek Corporation mengembangkan termometer aural ringan pengukur jumlah energi yang dipancarkan gendang telinga melalui teknologi infra merah sama yang digunakan astronom untuk mengukur suhu bintang dan planet. Selain sangat akurat, termometer menghindari kontak dengan selaput lendir, menghilangkan kemungkinan infeksi silang.

5. Trotoar Beralur
Ilmuwan NASA bekerja keras untuk mengembangkan cara meminimalkan hydroplaning —bahaya yang berpotensi menimbulkan bencana besar bagi pendaratan pesawat ulang-alik. Mereka menemukan bahwa memotong alur menjadi landasan pacu membantu menghilangkan air dengan cepat, suatu pendekatan yang sekarang dapat ditemukan di banyak jalan raya dan landasan pacu bandara komersial.

6. Selimut Darurat
Sebuah komponen umum dari perlengkapan darurat, selimut reflektif dikembangkan oleh NASA pada 1964. Lembaran foil yang ringan sangat efektif untuk membuat orang tetap hangat dan biasanya digunakan oleh pelari jarak jauh untuk mencegah perubahan dramatis pada suhu tubuh.

Ya, semua produk yang kita gunakan itu merupakan hasil “samping” dari proyek menaklukkan ruang angkasa oleh NASA. Beberapa di antaranya sangat bermanfaat bagi warga Bumi. Baca juga: Banjir Sejak Jumat, Sampah di Kota Bekasi Capai 2 Ribu Ton

(Sumber: sindomanado.com)