Minta Tambah 10 Menit, Zidane Tolak Permintaan Ramos

oleh -
Sergio Ramos minta tambahan 10 menit ditolak Zinedine Zidane. (Foto: istimewa)

MADRID – Sergio Ramos kembali bermain sebagai starter untuk Real Madrid dalam pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2020/2021 melawan Atalanta di Estadio Alfredo Di Stefano, Selasa (16/3/2021) malam waktu lokal atau Rabu (17/3/2021) dini hari WIB. Madrid menang 3-1 dan lolos ke perempat final setelah unggul agregat 4-1.

Itu adalah start kedua Ramos setelah sebulan pulih dari operasi meniskus lutut kirinya, setelah menjadi starter melawan Elche di La Liga 2020/2021 pada akhir pekan.

Meski sempat absen, tidak ada indikasi penampilan Ramos menurut. Bahkan, dia bersinar di lini pertahanan dan di lini depan mencetak gol penalti untuk menjadikan unggul 2-0. pada menit ke-60.

Tapi, pada menit ke-64, Pelatih Zinedine Zidane memerintahkan pergantian Ramos. Pelatih asal Prancis itu berusaha menjaga kebugarannya setelah sekian lama absen, dan memasukkan Militao. Tapi itu bukan pergantian yang diinginkan dan disukai Ramos.

Tepat sebelum pergantian pemain, Ramos terlihat memohon kepada Zidane dengan satu isyarat kedua tangannya ke atas menunjukkan dia menginginkan 10 menit lagi di lapangan.

Tampaknya Ramos dan Zidane sebelumnya telah menyetujui berapa lama kapten Real Madrid itu akan bermain, mengingat Militao melakukan pemanasan sejak awal babak kedua, tetapi tepat pada saat pergantian pemain yang direncanakan berlangsung, Ramos masih ingin tetap di lapangan.

Menurut laporan as.com, pelatih Real Madrid itu tidak mengindahkan permintaan Ramos dan tetap mengutus Militao ke lapangan, tepat setelah 60 menit pertandingan, sesuai rencana.

Harapan Ramos untuk tetap bertahan dan menambah waktu bermainnya tak mendapat respons Zidane. Maklum, mengingat Zidane tak bisa tidur tenang belakang ini karena cedera yang menghantui timnya. Zidane tidak ingin mengambil risiko yang tidak perlu, terutama saat memimpin agregat 3-0 dalam pertandingan yang dikendalikan Real Madrid.

Ramos seusai pertandingan mengungkap betapa pentingnya Madrid lolos ke 8 besar Liga Champions musim ini dan meminta orang-orang untuk melihat tim Madrid berdasarkan apa yang mereka lakukan di lapangan, bukan berapa usia mereka.

“Tidak ada yang bisa menilai kami berdasarkan usia, tapi berdasarkan performa. Itulah yang harus Anda perhatikan,” kata Ramos dilansir Marca.

“Pada akhirnya, saat Anda menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk merawat diri sendiri, saat Anda menanam benih, Anda akan mendapatkan hasil.

“Tidak ada yang bisa menilai siapa pun berdasarkan usia. Kami selalu berusaha menampilkan yang terbaik. Orang harus melihat kinerja.”

Ramos bermain sebagai bagian dari tiga bek saat Zinedine Zidane membentuk kembali timnya agar sesuai dengan posisi sang kapten bersama Raphael Varane dan Nacho.

“Pada akhirnya, Anda mematikan rencana tim lawan,” ujar Ramos. “Kami tidak tahu mereka akan keluar dan menekan seperti itu, tapi kami dengan cepat menguasai dengan tiga bek dan, dengan kecepatan kami di depan, kami tahu kami berbahaya dalam serangan balik.”

“Itu berhasil dengan baik karena mereka sebenarnya bukan ancaman.”

(Sumber: sindonews.com)

No More Posts Available.

No more pages to load.