Sosialisasi di Minsel, BKKBN Paparkan Pentingnya PK 2021 untuk Perencanaan Kesejahteraan Keluarga Indonesia

oleh -
Kepala Perwakilan (Kaper) BKKBN Sulut, Tino Tandayu melalui Koordinator Bidang ADPIN, Ignatius Worung saat membawakan sambutan. (istimewa)

MINSEL – Badan Kependudukan dan Keluarga Nasional (BKKBN) Sulawesi Utara (Sulut) terus memantapkan sosialisasi Pendataan Keluarga (PK) tahun 2021 di kabupaten/kota.

Kali ini, tim BKKBN Sulut menyambangi Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), tepatnya di kompleks Pasar Rakyat “Soko” Raanan Baru, Kecamatan Motoling Barat, Senin (26/4/2021).

Pendataan keluarga ini sudah dimulai serentak di seluruh Indonesia mulai dari 1 April hingga 31 Mei 2021 mendatang.

Narasumber dalam sosialisasi PK 2021 ini, yakni Ketua Komisi IX DPR RI, Felly Estelita Runtuwene yang diwakili Wakil Ketua DPRD Minsel, Paulman Stefanus Runtuwene.

Foto bersama usai pelaksanaan sosialisasi Pendataan Keluarga (PK) tahun 2021 di Kabupaten Minsel. (istimewa)

Paulman saat sambutan mengatakan, sebagai wakil rakyat dirinya bersama para legislator di DPRD Minsel memberi dukungan penuh terhadap Program Bangga Kencana, terlebih khusus Pendataan Keluarga 2021 yang dilaksanakan juga di Kabupaten Minahasa Selatan.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menunjang Pendataan Keluarga 2021 yang sementara berlangsung di daerah.

“Pendataan keluarga ini sangat penting. Karena adanya data yang akurat dan terbaru, pastinya akan sangat membantu pelaksanaan program-program pemerintah yang maksimal kepada masyarakat, terlebih di Kabupaten Minsel,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan (Kaper) BKKBN Sulut, Tino Tandayu melalui Koordinator Bidang ADPIN, Ignatius Worung menjelaskan, Pendataan Keluarga adalah kegiatan pengumpulan data primer tentang data pembangunan keluarga, data kependudukan, data Keluarga Berencana, dan data anggota keluarga yang dilakukan oleh masyarakat bersama pemerintah (BKKBN) secara serentak.

“PK21 adalah awal perencanaan keluarga. Jadi dapat dimanfaatkan semua stakeholder atau pemerintahan di setiap tingkatan baik pusat hingga desa,” jelasnya.

Lanjut Worung, BKKBN berterima kasih kepada Komisi IX DPR-RI lewat jalinan kemitraan, sehingga program Bangga Kencana dapat terlaksana dengan baik menjangkau masyarakat khususnya di Provinsi Sulawesi Utara.

Pelaksanaan sosialisasi tersebut dihadiri Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Minsel Meity Tumbuan, Sekretaris Perwakilan BKKBN Sulut Ronny Sumilat, Camat Motoling Barat, Kapolsek Motoling Iptu Mulyadi, Hukum Tua se Kecamatan Motoling Barat, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama, jajaran OPD KB Kabupaten Minsel dan Kader KB Desa Raanan Baru.

Kegiatan sosialisasi dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19, seperti memakai masker, mencuci tangan dengan handsanitizer, dan menjaga jarak. (rivco tololiu)