Jusuf Kalla Dijadwalkan Lantik Pengurus PMI Sulut Periode 2021-2026 pada 25 Mei Mendatang

oleh -
Ketua PMI Sulut terpilih Annie Dondokambey saat diwawancarai awak media, waktu lalu. (istimewa)

MANADO –  Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla dijadwalkan akan mengunjungi Kota Manado untuk melantik Pengurus dan Dewan Kehormatan PMI Sulut periode 2021-2026 pada 25 Mei 2021 mendatang.

Hal tersebut dibenarkan Sekretaris PMI Sulut, Mercy Rampengan saat bersua SINDOMANADO.COM di Kantor Gubernur Sulut, Kamis (20/5/2021).

Ia menjelaskan, saat ini panitia terus melakukan rapat dalam persiapan pelaksanaan pelantikan nanti.

“Pak Jusuf Kalla sebagai Ketum PMI sudah dipastikan hadir untuk melantik Pengurus PMI Sulut periode 2021-2026 yang Ketua terpilihnya Ibu Annie Dondokambey. Begitu juga Dewan Kehormatan PMI Sulut yang diketuai Bapak Wagub Steven Kandouw bersama anggota, akan dilantik secara bersama,” jelas Rampengan.

Menurutnya, pelaksanaan pelantikan nanti akan dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat. Pun undangan yang hadir sangat dibatasi.

“Rencanannya digelar di Graha Gubernuran. Undangannya memang terbatas. Untuk PMI kabupaten/kota yang kita undang hanya ketuanya saja,” bebernya.

Sekedar diketahui, Annie Dondokambey terpilih sebagai Ketua PMI Sulut periode 2021-2026 sesuai hasil Musyawarah PMI Sulut awal Maret lalu.

Annie yang menjabat Ketua Giat Donor Darah PMI Sulut menggantikan posisi Steven Kandouw, Ketua PMI Sulut sebelumnya. Pelaksanaan musyawarah tersebut disaksikan langsung Ketua Bidang Organisasi PMI, Muhammad Muas.

Muas sendiri mengapresiasi proses musyawarah PMI Sulut yang dapat berlangsung lancar dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19.

“Terus terang, saya sudah keliling sekira delapan daerah di Indonesia. Baru di Sulut musyawarah dilakukan tercepat, kompetitif yang baik dan juga akuntabilitas dan transparan,” bebernya.

Ia mengakui, pelaksanaan musyawarah di daerah lain butuh beberapa hari untuk menentukan pucuk pimpinan. Itu pun diwarnai dengan sejumlah argument dan debat masing-masing pemilih.

“Bayangkan di daerah lain konsultasi dilakukan sampai berhari-hari dengan pelindung untuk dapat ketua yang baik. Itu karena ketua sebelumnya tidak rela melepas jabatannya. Tapi di Sulut lain. Bung Steven Kandouw pemimpin sebelumnya sangat gentlemen,” ungkapnya.

Muas berharap, Annie Dondokambey selaku Ketua PMI Sulut yang baru dapat menunjukkan kinerja seperti pimpinan sebelumnya.

“Kita minta ketua yang baru konsultasi dengan ketua yang lama,” tukasnya.

Sementara itu, Annie Dondokambey belum sesumbar dengan program kerja karena kepengurusan PMI Sulut belum terbentuk.

“Kita tetap berkoordinasi dengan ketua lama agar tak salah penunjukan pengurus,” singkatnya.

Di tempat yang sama, Steven Kandouw terlihat legowo dalam pelaksanaan musyawarah PMI Sulut tersebut. “Pemimpin yang baik harus mampu menyiapkan penggantinnya,” beber Kandouw.

Ia mengakui akan mendukung semua program PMI Sulut kedepannya. “Saya optimis, Ibu Annie Dondokambey selaku Ketua PMI Sulut yang baru bisa menjalankan tugas dengan lebih baik. Pasti kami akan ikut mendorong program-program kerjanya,” tandasnya. (rivco tololiu)