Sukseskan Gernas BBI/BWI, Kurasi Produk UMKM Dimulai

oleh -
Gubernur Sulut Olly Dondokambey, Kepala KPw BI Sulut Arbonas Hutabarat dan Pimpinan BNI Wilayah 11 Manado Koko Prawira Butar-butar melihat langsung produk UMKM yang dikurasi. (FOTO: Fernando Rumetor)

MANADO – Guna menyukseskan acara Gerakan Nasional (Gernas) Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Bangga Berwisata Indonesia (BWI) di Sulawesi Utara (Sulut), maka proses kurasi produk-produk untuk ditampilkan dalam kegiatan tersebut pun sudah dimulai.

Proses kurasi kepada sekira 111 UMKM dilakukan oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Kantor Wilayah 11 Manado (Suluttenggomalut) bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Sulut pada Kamis (27/5/2021).

Dalam sambutannya, Pemimpin BNI Wilayah 11 Manado, Koko Prawira Butar-butar mengatakan bahwa pihaknya bersama KPw BI Sulut melakukan kurasi terhadap produk-produk kerajinan pilihan seperti makanan olahan, kopi, kain dan kerajinan tangan lainnya.

“Kami pun melakukan penguatan artisan yang bertujuan untuk mengidentifikasi produk unggulan, pendampingan usaha hingga kemitraan artisan dan melakukan upaya onboarding UMKM pada platform e-commerce untuk transaksi online,” ujarnya di Grand Whiz Megamas Manado.

Kegiatan kurasi ini pun, kata Koko, bertujuan untuk mendorong penciptaan nilai tambah produk UMKM sehingga dapat mengikuti tren pasar, baik tren pasar yang ada di dalam negeri maupun yang ada di luar negeri.

“Serta mampu meningkatkan daya saing untuk dapat meraih peluang ekspor produk UMKM Sulut, apalagi di masa pandemi sekarang ini. Kami berharap bisa berperan dalam menyukseskan Gernas BBI/BWI ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala KPw BI Sulut, Arbonas Hutabarat menyampaikan bahwa Gernas BBI/BWI diharapkan dapat membantu UMKM lokal untuk tumbuh dan berkembang di tengah sejumlah tantangan di masa pandemi ini, serta mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional.

“Salah satu langkah kami untuk mendukung Gernas BBI/BWI adalah menjalin sinergi dengan BNI46 dalam kegiatan kurasi produk UMKM Sulut. Produk-produk hasil kurasi ini akan ditampilkan dalam acara pembukaan Gernas BBI/BWI di bulan Juli, bersamaan dengan pameran produk yang akan diselenggarakan di beberapa tempat di Sulut,” jelasnya.

“Pada pembukaan nanti, KPw BI se-Sulawesi akan turut mendukung dengan menyelenggarakan kegiatan Pameran Produk UMKM (in store promotion) dan sejumlah kegiatan lainnya seperti promosi wisata setempat, penguatan business matching pembiayaan UMKM dan penggunaan QRIS oleh BNI se-Sulawesi, dan kegiatan diskusi interaktif dengan UMKM se-Sulawesi,” tambah Arbonas.

Secara khusus, KPw BI Sulut juga akan melaksanakan kegiatan Bimbingan Digitalisasi Khusus UMKM (BIDIK UMKM) yang akan diselenggarakan secara virtual pada 2–10 Juni 2021 nanti. Di samping itu, dalam rangka meningkatkan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat untuk mendukung Gernas BBI/BWI ini, KPw BI Sulut juga menyelenggarakan lomba unboxing dan review produk UMKM Sulut yang masa pendaftarannya berlangsung tanggal 10 Mei sampai dengan 15 Juni 2021.

“Berbagai persiapan kegiatan lainnya dalam rangkaian acara Gernas BBI/BWI terus kami upayakan. Sejumlah kegiatan akan diselenggarakan seperti workshop pengembangan UMKM, digitalisasi donasi konservasi terumbu karang untuk pendukung wisata,” tuturnya.

“Serta pelatihan dalam rangka pemberdayaan ekonomi desa wisata. Melalui kesiapan kita semua, mari kita dukung Gernas BBI/BWI dengan menyebarluaskan tagline BBI/BWI, #PelangiSulawesi, #DiIndonesiaAja,” harap Arbonas.

Adapun, kegiatan ini juga turut didukung oleh Pemprov Sulut. Gubernur Sulut Olly Dondokambey pun turut melihat langsung karya-karya terbaik UMKM Sulut dan mengapresiasi produk yang ada, ditemani dengan Ketua Dekranasda Sulut Rita Tamuntuan Dondokambey. (Fernando Rumetor)