DKPD Sulut Dorong Pelaku Usaha Produk Perikanan Miliki SKP

oleh -
Tampak, DKPD Sulut saat mengunjungi salah satu tempat usaha produk perikanan di Sulut. (istimewa)

MANADO – Dinas Kelautan dan Perikanan Daerah (DKPD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mendorong semua UMKM pengolahan produk perikanan untuk memiliki Sertifikat Kelayakan Pengolahan (SKP).

Kepala DKPD Sulut Tienneke Adam melalui Kabid Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Haidy Malingkas mengatakan semua unit pengelolahan baik skala besar, menengah dan kecil harus mempunyai SKP.

“Dalam rangka mendorong peningkatan dan pengembangan produk perikanan dari pelaku usaha (UMKM, UPI, dan cold storage) serta Sistem Jaminan Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2015 bagi konsumen,” ungkap Malingkas, Senin (31/5/2021).

Selain itu, lanjutnya, Pelaku Usaha Industri di bidang kelautan dan perikanan wajib menerapkan cara pengolahan ikan yang baik dan memenuhi persyaratan prosedur operasional standar sanitasi.

“Itu salah satu syarat untuk diterbitkan SKP sesuaI dengan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 17/Permen-KP/2019 tentang persyaratan dan tata cara penerbitan sertifikat kelayakan pengolahan,” bebernya.

Ia menyebut, para pelaku usaha yang ingin mendapatkan SKP harus sejumlah berkas yakni Surat Permohonan, Panduan Mutu JNP, SSOP, NPWP, KTK, Akta dan Pajak.

“Itu dimasukan ke Dinas Kelautan dan Perikanan Daerah Provinsi Sulut, kemudian diusulkan ke Kementrian Kelautan Perikanan (KKP). Nanti ada tim yang akan turun melakukan pemantauan di tempat usaha tersebut,” jelasnya.

Malingkas mengatakan, SKP mempunyai fungsi sebagai salah satu syarat untuk mendapatkan HACCP dan menerbitkan HC untuk ekspor produk tersebut.

“Ini kiranya jadi perhatian para pelaku usaha produk perikanan di Sulut agar supaya bisa mengurus SKP. Apalagi saat ini ekspor produk perikanan Sulut ke luar negeri sudah terbuka dan mesti dimanfaatkan,” tukasnya.

Ia mengakui sudah mendatangi sejumlah tempat pelaku usaha produk perikanan yang mengusulkan SKP untuk melihat cara pengolahannya.

“Sudah ada beberapa yang kita datangi. Dan sejauh amanatan, banyak prosesnya sudah memenuhi standar,” tandasnya. (rivco tololiu)