Talaud Berduka! Selamat Jalan dr. Susanto Dharmadji, Sang Pahlawan Covid-19

oleh -
Direktur Rumah Sakit Bergerak Gemeh, dr. Susanto Dharmadji semasa hidup. (FOTO: Istimewa)

TALAUD – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud bersama masyarakat turut berdukacita atas meninggalnya Direktur Rumah Sakit Bergerak Gemeh, dr. Susanto Dharmadji, Kamis (16/7/2021).

Almarhum dr Susanto merupakan sosok pahlawan Covid-19 di Kabupaten Kepulauan Talaud. Dimana, dirinya mendedikasikan dirinya bekerja secara profesional dalam usaha pencegahan virus korona di lingkup RS yang dipimpinnya.

Sekda Talaud Yohanis B.K. Kamagi menyerukan kepada seluruh masyarakat Talaud bahwa saat ini kehilangan salah satu dokter pahlawan Covid-19 yang selama ini telah mendedikasikan diri untuk melindungi kesehatan masyarakat Talaud dari Covid-19. Beliau adalah dr. Susanto Dharmadji sebagai Direktur RS Bergerak Gemeh.

Almarhum bekerja profesional dalam usaha memutus mata rantai Covid-19 di wilayah Kabupaten Talaud. RS Bergerak Gemeh merupakan rumah sakit rujukan Covid-19 di Talaud. Sehingga kedudukan dokter adalah garis terdepan dalam usaha perlindungan kepada masyarakat pada pencegahan Covid-19 di Talaud.

“Karena Covid-19 ini yang telah merenggut nyawa pak dokter. Kita berdoa semoga amal baik diterima disisi Tuhan Yang Maha Kuasa dan kepada Keluarga yang ditinggalkan diberikan Penghiburan dan Kekuatan,” ucap Kamagi.

Dia berharap semoga masih ada sosok seperti dr. Susanto yang selalu siap memberantas Covid-19. “Untuk itu atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud, Bupati dan Wakil Bupati bersama Sekda, mengucapkan turut berdukacita atas meninggalnya pahlawan Covid-19, bapak dr. Susanto Dharmadji,” ungkapnya.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Talaud dr. Dolpi Monangin mengatakan, dr. Susanto meniti karier ASN di Kabupaten Talaud itu sebagai staf. Beranjak menjadi Kepala Puskesmas di Melonguane dan terakhir ini sebagai Direktur RS Bergerak Gemeh.

“Dedikasi beliau patut diapresiasi dalam pengembangan dan pelayanan RS Bergerak Gemeh. Seperti kita tahu bahwa, setelah beliau masuk kerja di RS tersebut perkembangan pelayanan sudah mulai maju dan disiplin, kendati saat itu sudah memasuki pandemik Covid-19 pada tahun 2020. Terlihat perubahan-perubahan yang signifikan baik penampilan fisik bangunan maupun peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ucap Monangin.
(Jasman)