Hadirkan Tabungan Bohusami Perempuan Hebat, Dinas P3AD Sulut Dorong Kesetaraan Gender di Bidang Ekonomi 

oleh -
Kepala Dinas P3AD Provinsi Sulut, dr Kartika Devi Tanos. (istimewa)

MANADO – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Daerah (P3AD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) terus mendorong kesetaraan gender di bidang ekonomi.

Salah satunya menghadirkan Tabungan Bohusami Perempuan Hebat. Inovasi ini bekerja sama dengan Bank SulutGo (BSG) dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sulut.

Kepala Dinas P3AD Sulut, dr Kartika Devi Tanos menyebut, Tabungan Bohusami Perempuan Hebat rencanannya akan dilaunching langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Bintang Puspayoga.

“Mungkin awal Oktober 2021, Ibu Menteri PPPA RI akan melaunching Tabungan Bohusami Perempuan Hebat,” ungkap dr Devi Tanos usai mengikuti rapat bersama pihak BSG di Kantor Dinas P3AD Sulut, Selasa (28/9/2021).

Menurutnya, hadirnya inovasi baru tersebut untuk kesataraan gender di bidang ekonomi.

“Nantinya ada banyak benefit atau keuntungan lewat tabungan itu. Salah satunya bisa dapat Kredit Usaha Rakyat atau KUR, tanpa agunan. Ini agar perempuan bisa jalankan usahanya lebih baik lagi,” terangnya.

Adapun untuk penerima kredit ini, katanya akan dibantu oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulut, lewat pelatihannya.

“Jika sudah mengikuti pelatihan akan mendapatkan sertifikat. Nah sertifikat itu yang menjadikan modal untuk mendapat kredit,” tuturnya.

“Ada juga syarat lainnya, seperti usahanya sudah enam bulan berjalan,” sambungnya.

Lanjut dia, pinjaman kredit akan diberikan BSG mulai dari Rp1-10 juta tanpa agunan dengan bunga 6%.

“Tabungan Bohusami Perempuan Hebat itu saldonya cukup Rp50 ribu sudah bisa buat buku tabungan. Jadi sangat ringan membantu perempuan di Sulut,” jelasnya.

Selain dapat kredit, lanjut Devi, lewat kerja sama dengan BSG, Dinas P3AD Sulut siap fasilitas bantuan untuk kaum perempuan, terlebih perempuan yang menjadi kepala rumah tangga.

“Kami akan bantu dalam bentuk mesin jahit, peralatan kue atau cathering,” tuturnya.

Ia menambahkan, untuk acara launching nanti, akan diundang perwakilan dari 15 kabupaten/kota di Sulut dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Untuk lokasi launching nanti akan disampaikan dalam waktu dekat,” tandasya.(rivco tololiu)