Mensos Risma Terobos Sisa Jalur Banjir Kunjungi Korban Bencana di Bolmong

oleh
Mensos Risma dan rombongan saat mengunjungi lokasi bencana di Desa Batu Merah, Bolmong. (istimewa)

BOLMONG – Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini datang mengunjungi korban bencana di Desa Batu Merah, Kecamatan Sangtombolang, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Kamis (30/9/2021).

Mensos dan rombongan tiba di lokasi sekitar pukul 18.30 WITA setelah menempuh perjalanan darat sekitar empat jam dari kunjungan kerja di Provinsi Gorontalo. Tiba di lokasi Mensos langsung menuju titik-titik terdampak bencana.

Mantan Wali Kota Surabaya itu melintasi sisa jalur banjir yang masih becek untuk bertemu warga yang menjadi korban bencana.

Ia juga melihat sejumlah rumah yang rusak parah persis di bawah lereng bukit. Titik pengamatan kemudian bergeser ke pinggir sungai untuk melihat kerusakan jembatan.

Selama melakukan pengamatan, Mensos dan rombongan turut didampingi Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow dan jajarannya.

Mensos kesempatan itu menyaksikan langsung adanya potongan kayu dan pohon yang sebagian masih tersangkut di mulut jembatan.

Ia mendapatkan laporan bahwa sisa pepohonan tersebut merupakan dampak penebangan pohon yang kurang terkendali dari atas bukit.

Dalam pernyataannya kepada media, Mensos menyampaikan himbauan kepada semua pihak untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Tindakan merusak lingkungan, menurutnya, hanya akan mengakibatkan bencana bagi masyarakat.

“Ya, ini harus kita lakukan bersama-sama. Menjaga lingkungan merupakan tugas bersama, baik pemerintah maupun masyarakat,” kata Mensos.

Untuk perbaikan kerusakan rumah warga, Kemensos mengalokasikan anggaran. Namun Mensos masih akan menunggu data dari pemerintah daerah.

Mensos juga menyapa anak-anak di tenda Layanan Dukungan Psikososial (LDP). Ia meminta anak-anak tetap semangat dan tidak lupa belajar.

“Tetap semangat ya. Jangan lupa belajar supaya menjadi anak pinter,” kata Mensos sambil membagikan paket makanan anak.

Ia juga menyapa sebagian warga yang ditemui dan meminta mereka bersabar atas bencana yang terjadi.

“Tetap sabar ya. Dan terus berdoa semoga kondisi segera pulih seperti sedia kala,” katanya.

Untuk penyintas banjir, Kemensos menyiapkan bantuan berupa tenda serba guna Merah Putih 1 Unit, makanan siap saji 120 paket/10 dus, makanan anak 120 paket/20 dus, selimut 100 lembar, kid ware 10 paket,  famili kit 50 paket, foodware 5 paket, tenda gulung 100 lembar, perlengkapan dapur 35 paket matras 50 lembar, kasur lipat 20 lembar, dan beras reguler 1 ton. Total nilai bantuan di Bolmong sebesar Rp146.772.700.

Kemensos melalui Taruna Siaga Bencana (Tagana) telah memberikan respon cepat sejak awal bencana. Bersama unsur-unsur penanganan bencana lainnya.

Tagana melakukan pendataan serta kaji cepat di lokasi terdampak, mendistribusikan bantuan, mendirikan tenda pengungsian, mengevakuasi korban ke tempat aman dan melakukan kegiatan LDP.

Tagana juga membuka layanan dapur umum di Desa Buhu, Kecamatan Talgaajaya yang produksi 3.000 nasi bungkus/hari. Juga Layanan dapur umum mandiri juga didirikan di Desa Batu Merah, Bolmong (rivco tololiu)