Pemprov Sulut Koordinasikan Penguatan UKS/M Dalam Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

oleh
Foto bersama dalam pelaksanaan Rakor Penguatan UKS/M yang digelar Biro Kesra Setdaprov Sulut. (foto: istimewa)

MANADO – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) melalui Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (UKS/M) dalam rangka pembelajaran tatap muka terbatas untuk membangun siswa yang sehat dan cerdas.

Rakor tersebut dibuka Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw diwakili Kepala Biro Kesra Setdaprov Sulut, Fereydy Kaligis di Grand Whiz Hotel Manado, Jumat (22/10/2021).

Kaligis saat membacakan sambutan Wagub Sulut memberi apresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Melalui rakor ini, tentunya diharapkan para peserta dapat merumuskan berbagai program kerja yang relevan dan bermanfaat bagi pembinaan, serta pengembangan UKS/M di Sulawesi Utara,” ungkapnya.

Wagub juga berharap agar para peserta yang mengikuti rakor dapat fokus terhadap berbagai subtansi yang akan dibahas.

“Jadikanlah kegiatan ini sebagai media sharing informasi dan pengalaman, sambil memantapkan tekat dan komitmen untuk memajukan sektor pendidikan dan kesehatan di daerah ini,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian (Kabag) Kesra Pelayanan Dasar Biro Kesra, Verra Pinontoan dalam laporannya memaparkan maksud dan tujuan pelaksanaan rakor tersebut.

Pertama, kata Verra, memberikan pemahaman terkait implementasi pengelolaan UKS/M di masa pandemi Covid-19 di sekolah.

Kedua, lanjutnya, merumuskan kekuatan, hambatan dan kelemahan yang ada dalam pelaksanaan program dan kegiatan usaha kesehatan sekolah di masa pandemi Covid-19.

“Selanjutnya, ketiga, mendapatkan komitmen dari instansi terkait dan lintas sektor dalam mewujudkan generasi muda yang sehat, cerdas terampil dan ahli di bidangnya,” tandasnya.

Adapun narasumber dalam rakor ini yakni Kepala Dinas Kesehatan Sulut, Kepala Dinas Pendidikan Sulut dan Kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan Provinsi Sulut.

Pun, para peserta yang hadir para kepala dinas kesehatan dan pendidikan kabupaten/kota, tim pembina UKS dan para kepala bagian kesra kabupaten/kota. (rivco tololiu)