Affandy: Jika Tak Ada Halangan, Hari Rabu Penerangan Listrik di Talaud Kembali Normal

oleh
Affandy Poli, ST. (FOTO: Istimewa) 

TALAUD – Beberapa hari ini penerangan listrik di pulau Karakelang Kabupaten Talaud mengalami pemadaman secara bergilir. Hal ini disebabkan karena adanya kerusakan beberapa unit mesin, sehingga mengurangi daya pasokan listrik.

Dimana dari 4 unit mesin, yang rusak ada 3 unit. Jadi tinggal 1 unit (850 kw) yang berfungsi dan hanya mencapai 25 persen kekuatan daya pasokan listrik untuk melayani wilayah perkotaan Melonguane dan sekitarnya.

“Kami kehilangan 75% daya pasokan listrik akibat kerusakan 3 unit mesin. Dan sementara ini kami hanya mampu melayani 25 persen kekuatan listrik sehingga dilakukan pemadaman secara bergilir,” ucap Menejer PLN Rayon Melonguane, Affandy Poli ST kepada media ini.

Menurutnya, awal pemadaman listrik ini terjadi tepat hari Kamis (21/10/2021) pukul 10.00 WITA. Salah satu mesin di PLTD Tarun mengalami Keluar Sistim karena ada suara Up-normal di mesin. Namun kondisi saat itu belum berdampak terhadap pasokan listrik dalam perkotaan Melonguane.

Kemudian hari Sabtu berjalan pukul 03.00 WITA salahsatu unit mesin lagi mengalami gangguan. Dimana tiba-tiba berhenti beroperasi dan terjadi “Black Out”. Setelah dilakukan pemeriksaan ternyata ada kelainan di Silinder Head, Piston , dan Liner. Akibat kerusakan tersebut maka perlu ada penggantian material atau sperpart.

“Akibat kerusakan ini, sementara kami hanya mampu melayani di wilayah perkotaan Melonguane. Sedangkan untuk wilayah diluar area Melonguane untuk sementara waktu kami bebankan dulu kepada PLN Beo,” ungkap Affandy.

Diketahui, hari Senin ini Sperpart mesin sudah akan dikirim dari Manado. Tak ada halangan hari Selasa besok, Sperpart sudah tiba bersama Tim Mekanik untuk selanjutnya siap untuk diperbaiki. “Tak ada halangan setelah usai perbaikan mesin, Rabu ini penerangan listrik sudah akan normal kembali,” jelasnya.

Untuk itu, dia berharap masyarakat agar tetap sabar sampai alat Sperpart tiba. Pihaknya akan segera memperbaiki beberapa mesin yang mengalami gangguan. “Khususnya sistem pembangkit kami sehingga pelayanan penerangan listrik kembali normal,” ujarnya. (Jasman)