Pangdam XIII/Merdeka Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Walanda Maramis

oleh
Pangdam XIII/Merdeka saat Mayjen TNI memimpin upacara peringatan Harla Maria Walanda Maramis. (foto: istimewa)

AIRMADIDI – Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Wanti Waranei Mamahit memimpin upacara peringatan Hari Lahir (Harla) Pahlawan Nasional Walanda Maramis di Desa Maumbi, Kecamatan Minahasa Utara (Minut), Rabu (1/12/2021).

Kegiatan tersebut digelar Kerukunan Keluarga Kawanua (K3) bekerja sama dengan Kodam XIII/Merdeka.

Selain upacara, ada juga kegiatan vaksinasi massal, pemeriksaan kesehatan, pemberian obat gratis, pemeriksaan mata dan pemberian
kaca mata gratis kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Ini adalah rangkaian kegiatan K3 untuk mengangkat kembali perjuangan Ibu Maria Walanda Maramis yang sangat peduli pada kemajuan perempuan,” ungkapnya.

Sementara itu, untuk kegiatan vaksinasi Covid-19 sendiri, dijelaskan Tengker, sudah dilaksanakan selama tiga hari yang dimulai pada 29 November hingga 1 Desember 2021 di tiga Kabupaten yakni Minahasa, Minahasa Tenggara (Mitra) dan Minut.

“Pelaksanaan kegiatan vaksinasi Covid-19 ini, sebagai wujud nyata dari K3 dalam menyukseskan program pemerintah agar tercapainya vaksinasi 70%,” terangnya.

“Target kami di setiap lokasi vaksinasi adalah 300 orang. Nah, di momentum ini, kami turut membagikan beras secara gratis kepada masyarakat yang telah divaksindivaksin. Kami berharap sebelum hati raya, sudah banyak masyarakat yang tervaksin, agar mereka bisa tetap kuat dan sehat,” tandasnya.

Sementara, Pangdam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Wanti Waranei Mamahit mengatakan untuk tidak pernah melupakan para jasa para pahlawan daerah yang telah turut andil dalam membangun struktur dasar masyarakat bangsa Indonesia.

Pangdam mengajak generasi muda untuk mengikuti jejak dan semangat patriotisme MWM dalam memperjuangkan hak-hak perempuan.

“Jadi dengan memperingati ini, kita terus mengenang, dan terus membangkitkan jiwa patriotisme. Kita harus membangun bangsa Indonesia, dari semangat yang diberikan Maria Walanda Maramis,” tandasnya. (Deidy Wuisan)