Wagub Steven Kandouw Sebut ASN Pemprov Sulut Dituntut Jadi Role Model Disiplin dan Kinerja

oleh -1504 Dilihat
Wakil Gubernur Steven Kandouw saat memimpin Apel Kerja lingkup Pemprov Sulut. (foto: istimewa)

MANADO – Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Steven Kandouw memimpin Apel Kerja usai libur Idul Fitri 1443 H lingkup Pemprov Sulut di halaman Kantor Gubernur Sulut, Senin (9/5/2022).

Wagub kesempatan itu mengingatkan ASN Pemprov Sulut soal disiplin dan kinerja.

“Siapa pun yang tak hadir dalam apel ini harus diberi sanksi. Sengaja hari ini saya hadir langsung karena arahan pak gubernur ingatkan kita tentang displin. Semua harus hadir, tidak boleh tak ada yang tidak hadir. Tolong BKD lihat, yang tidak hadir tolong diberikan sanksi sesuai ketentuan,” ungkapnya.

Ia berharap, kinerja ASN Pemprov Sulut harus lebih baik dari hari kemarin.

“Provinsi Sulut ada 15 kabupaten/kota. Untuk itu, ASN Pemprov Sulut dituntut jadi role model disiplin dan kinerja. Akhir-akhir ini, capaian kabupaten/kota lebih baik dari provinsi. Ini jadi cambuk!,” tegasnya.

Selain itu, mantan Ketua DPRD Sulut ini dalam arahannya meminta para pejabat di lingkup Pemprov Sulut agar tidak berpikiran rampok.

“Saya optimis kita rebut opini Wajar Tanpa Pengecualian. Sengaja saya sebutkan ini supaya kita semua harus punya mindset akuntable. Berpikir akuntable begini tak berpikir rampok,” sebutnya.

Ia mengakui masih menerima laporan tentang penyalahgunaan APBD.

“Jangan berpikir kalau tidak sekarang kapan lagi. Jangan! Ini paradigma lama. Saya terima laporan ada yang menyalahgunakan ATK. Ini yang tak akuntable,” tukasnya.

Wagub juga mengingatkan para ASN untuk tetap belajar.

“Perkaya diri, belajar terus apapun tupoksi kita. Berapapun sisa masa kerja kita. Tidak ada kata terlambat memperbaharui diri,” tuturnya.

Di akhir arahannya, Wagub Kandouw pun mendorong semua Kepala Organisasi Perangkat Daerah Pemprov Sulut terus berinovasi.

“Tetap kita di semua aspek berorientasi prestasi. Terukur maupun tidak. Semua tupokis ada penghargaan di tingkat nasional. Ini haris kita kejar. Delapan bulan ini kita kejar termasuk inovasi-inovasi bikin jangan ada alasan lagi tidak ada anggaran,” pungkasnya. (rivco tololiu)