Sejarah Baru: Rakyat Menentukan Identitas Visual Negara
SINDOMANADO.COM, JAKARTA — Logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026 resmi meluncur ke publik. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, identitas visual peringatan kemerdekaan kali ini lahir dari proses terbuka yang melibatkan puluhan ribu masyarakat Indonesia. Karya desainer asal Padang, Fajar Novario, sukses keluar sebagai pemenang utama setelah mengantongi suara terbanyak dalam polling publik.
Pemerintah melalui Kementerian Ekonomi Kreatif berkolaborasi dengan Asosiasi Desainer Grafis Indonesia (ADGI) dalam menggelar sayembara nasional ini. Sebanyak 124 peserta dari berbagai pelosok negeri mendaftarkan karya terbaik mereka. Setelah melewati serangkaian tahapan seleksi ketat—mulai dari kurasi portofolio hingga wawancara—panitia menetapkan lima desainer sebagai finalis.
Selama empat pekan, kelima finalis menjalani masa inkubasi intensif di bawah panduan ADGI. Mereka menggembleng dan menyempurnakan konsep visual agar mampu menerjemahkan tema besar HUT ke-81 RI, yaitu “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.
Sinergi Talenta Daerah dan Kekuatan Desain Kolektif
Fajar Novario, alumni Desain Komunikasi Visual Universitas Negeri Padang sekaligus co-founder Auman Design Bureau, tidak bekerja sendiri. Ia memboyong tim kreatifnya yang terdiri dari 10 desainer daerah untuk menguji taji di kancah nasional.
Proses perancangan logo ini tak lepas dari dinamika dan evaluasi dari penyelenggara. Konsep awal yang diajukan Fajar dan tim sempat memetik kritik karena dinilai terlalu kompleks. Alih-alih bertahan pada ide awal, tim Auman Design Bureau menyerap masukan tersebut dan menyederhanakan elemen visual hingga melahirkan konsep utama: “Kolektif, Sinergi, Bertumbuh”.
Melalui olah bentuk angka 8 dan 1, Fajar menyimbolkan semangat persatuan, masyarakat yang saling terhubung, serta keberagaman Indonesia yang bergerak bersama menuju kemajuan.
Perolehan suara 30.699 (44,73 persen) dari 68.569 total pemilih.
Tahap penentuan pemenang mencatatkan sejarah baru dalam penyusunan logo resmi kenegaraan. Untuk pertama kalinya, pemerintah menyerahkan keputusan akhir sepenuhnya kepada publik melalui pemungutan suara secara daring (online polling) pada 24–28 Juni 2026.
Masyarakat dari berbagai penjuru tanah air hingga diaspora Indonesia di luar negeri antusias memberikan pilihan. Berdasarkan hasil akhir, karya Fajar Novario mendominasi perolehan suara dengan mengumpulkan 30.699 suara (44,73 persen) dari total 68.569 suara yang masuk.
Atas pencapaian tersebut, pemerintah meresmikan karya Fajar sebagai logo resmi HUT ke-81 RI. Kementerian Ekonomi Kreatif menganugerahkan hadiah uang tunai sebesar Rp100 juta kepada Fajar, sementara Presiden Prabowo Subianto turut memberikan apresiasi dan hadiah tambahan kepada seluruh finalis.
Kemenangan ini membuktikan bahwa talenta kreatif daerah luar Jakarta dan Bandung punya kemampuan setara dalam menciptakan karya berskala nasional. Logo HUT ke-81 RI ini pun menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah, desainer daerah, dan seluruh rakyat Indonesia. Ke depan, diharapkan pemerintah semakin sering menggelar kompetisi terbuka serupa agar lebih banyak anak bangsa yang bisa terlibat langsung dalam event-event kenegaraan. (red)

