
BOLTIM – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-7 Tingkat Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), resmi ditutup oleh Bupati Boltim Sam Sam Sachrul Mamonto, pada Sabtu (21/05). Kegiatan yang dimulai selama tiga hari, sejak 19 Mei itu, berlangsung di lapangan Gogaluman Tutuyan.
Dalam sambutannya, Sachrul mengatakan, bahwa maksud dan tujuan dilaksanakan MTQ ini sebagai upaya pemerintah meningkatkan dan menumbuh kembangkan kecintaan terhadap bacaan Alquran. “MTQ salah satu ajang syiar agama untuk semua umat muslim. Sehingga, harus kita lestarikan dan laksanakan secara resmi, “ kata Sachrul
Saat pengumuman pemenang, lanjutnya, ia melihat ada beberapa kecamatan sangat bergembira karena utusan atau kafilanya mendapatkan juara. Tapi, ada juga yang belum mendapat juara. “Bagi yang belum dapat juara tingkatkan lagi. Jangan pernah kita kecewa. Karena sebenarnya membaca Al-quran ini, tidak untuk dilombakan tapi diwajibkan bagi seluruh umat muslim. Kenapa dilombakan, karena untuk mencari para hafiz dan mecari bibit-bibit anak muda yang hebat, untuk melafazkan atau membaca Al-quran dengan baik,” terangnya
Menurut Sachrul, ketika masih ada generasi yang membaca Al-quran dengan baik, melafazkan kitab Allah dengan baik, maka dia sebagai bupati yakin dan percaya akan ada banyak keberkahan yang didapat. “Akan melimpah keberkahan yang akan kita dapat ketika generasi kita dididik dengan cara seperti ini. Memperdalam ilmu agama, mengaji, memperlombakan dan melafalkan ayat-ayar Alquran itu luar biasa,” tuturnya
Diketahui, dalam MTQ ke-7 ini, Kecamatan Modayag Barat kembali meraih juara umum yang ke tujuh kalinya secara berturut-turut.
Turut hadir dalam acara penutupan MTQ, para asisten, Kepala SKPD, Kepala Kemenag Boltim, camat dan ASN Pemkab Boltim. (Novianti Kansil)


Tinggalkan Balasan