Dongkrak Perekonomian, OPD Pemprov Sulut Diminta Tender Proyek Strategis 2023 di Akhir Tahun

oleh -1719 Dilihat
Kepala Biro PBJ Setdaprov Sulut, Wanda Musu. (foto: istimewa)

MANADO – Peningkatan perekonomian daerah salah satunya didongkrak lewat Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

Sejumlah proyek pengadaan barang dan jasa dari pemerintah daerah sangat bermanfaat menunjang perekonomian masyarakat.

Ini menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Apalagi ancaman ekonomi Indonesia pada 2023 nanti, diprediksi akan terjadi puncak resesi.

“Kita berharap agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemprov Sulut mempercepat melakukan tender proyek strategis tahun 2023 di akhir tahun 2022 ini,” kata Kepala Biro (Karo) Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setdaprov Sulut, Wanda Musu, Jumat (30/9/2022).

Hal tersebut, lanjut Wanda, supaya pengerjaan proyek tahun 2023 bisa dimulai pada awal tahun depan.

“Tidak menunggu lama lagi. Kami berharap Januari 2023, kontrak kerja untuk proyek dimaksud sudah ditandatangani. Itu supaya proyek bisa jalan dan dampaknya juga pada perputaran ekonomi daerah,” sebutnya.

Ia menjelaskan, seperti halnya proyek infrastruktur baik pembangunan jalan dan jembatan yang akan ikut memberikan penghasilan kepada masyarakat.

“Kan warga juga bisa dapat pekerjaan. Ada pemasukan, daya beli bisa ikut naik,” jelasnya.

Begitu juga untuk proyek pengadaan bantuan bibit dan benih bagi kelompok petani dan nelayan.

Kata Wanda, bantuan tersebut juga lewat tender yang akan memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat.

“Intinya kita dorong agar tender proyek tahun 2023 di OPD dapat dilakukan di akhir tahun ini. Apalagi prosesnya cukup memakan waktu. Ini antisipasi agar jika terjadi gagal tender, waktunya masih bisa untuk dilakukan tender kembali. Pun pengerjaan proyeknya di awal tahun mulai action,” tukasnya.

Ia menambahkan, penyerapan APBD 2023 memang sangat membantu daerah menghadapi ancaman resesi global yang dipediksi puncaknya terjadi tahun depan.

“Pastinya, resesi ini akan ikut berdampak hingga ke daerah. Makanya, lewat pengerjaan proyek strategis 2023 yang bisa dimulai awal tahun depan, tentu akan mempercepat penyerapan anggaran,” tandasnya. (rivco)