Lewat Program ‘BERKAH’ di Bolsel, BPJAMSOSTEK Telah Berikan Santunan Hingga Rp1,4 M

oleh
Penyerahan secara simbolis santunan jaminan kematian kepada ahli waris warga Pinolosian yang terdaftar dalam program BERKAH sebesar Rp42 Juta. (FOTO: istimewa)

BOLSEL – BPJS Ketenagakerjaan Kotamobagu telah memberikan santunan hingga Rp1,4 Miliar kepada ahli waris pekerja yang terdaftar dalam program ‘BERKAH’ Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel).

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kotamobagu pada pertemuan bersama Bupati Bolsel, H. Iskandar Kamaru, yang didampingi oleh Kepala Dinas Koperasi UKM Transmigrasi dan Tenaga Kerja Muh. Basri Sutrimo, beberapa waktu lalu.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kotamobagu, Syafril, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas lahirnya program ‘BERKAH’ bagi Petani dan Nelayan yang digagas oleh Pemkab Bolsel.

“Sejak peserta terdaftar sampai dengan bulan Agustus 2022 itu sudah ada Rp1,4 Miliar yang kita berikan santunan,” ungkap Syafril dalam keterangan yang diterima SINDOMANADO.COM.

Sementara itu, Bupati Bolsel, H. Iskandar Kamaru, juga menyampaikan bahwa hal tersebut merupakan hasil dari kolaborasi yang luar biasa antara BPJAMSOSTEK dan Pemkab Bolsel.

“InsyaAllah kerja sama yang telah terjalin selama ini semakin baik dan terus berkesinambungan. Harapan kami program ini akan terus berlanjut dan jumlah kepesertaan terus meningkat,” tuturnya.

Terpisah, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Utara, Sunardy Syahid, mengatakan bahwa program ‘BERKAH’ ini merupakan inisiasi dari Pemkab Bolsel. 

“Kami sangat berterima kasih kepada Pak Bupati dan Wakil Bupati yang sangat peduli kepada pekerja rentan di wilayah Bolsel,” beber Sunardy.

“Semoga kerjasama ini semakin baik sehingga seluruh pekerja rentan di Bolsel bisa terlindungi oleh program BPJS Ketenagakerjaan,” kuncinya.

Pada pertemuan tersebut, Bupati Bolsel juga menyerahkan secara simbolis santunan jaminan kematian kepada ahli waris warga Pinolosian yang terdaftar dalam program BERKAH sebesar Rp42 Juta. (Fernando Rumetor)