Honda DAW Edukasi dan Sosialisasi #Cari_Aman Bersama Dinas Pemadam Kebakaran Minut

oleh -1333 Dilihat
Tampak edukasi dan sosialisasi #Cari_Aman bersama Dinas Pemadam Kebakaran Minut. (FOTO: istimewa)

MANADO – PT. Daya Adicipta Wisesa (DAW) secara kontinyu mengkampanyekan Keselamatan Berkendara kepada masyarakat yang ada di Sulawesi Utara. 

Kali ini DAW bersinergi dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Minahasa Utara mengadakan edukasi dan sosialisasi mengenai Safety Riding dan Prosedur Penanganan Darurat Kebakaran pada Kamis (24/11/2022).

Sebanyak 30 peserta mengikuti kegiatan edukasi Keselamatan Berkendara yang diberikan oleh Instruktur Safety Riding Honda DAW, Yonathan Rotinsulu. 

Diawali dengan materi mengenai pengetahuan dasar keselamatan berlalu lintas, penggunaan perlengkapan berkendara, teknik dasar dalam berkendara, serta pengenalan dan pelatihan memprediksi bahaya saat berkendara. 

Tidak hanya itu, para anggota Damkar Minut juga dikenalkan dengan tagline atau slogan keselamatan berkendara sepeda motor Honda #Cari_Aman.

Dimana tagline ini bertujuan untuk membentuk perspektif baru bahwa penggunaan riding gear seperti Helm dan Jaket selain melindungi juga bisa dijadikan sebagai lifestyle. 

Materi selanjutnya mengenai Prosedur Penanganan Darurat Kebakaran dibawakan oleh Analis Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran Minut, Christian Koloay. Kegiatan ini dihadiri juga oleh Kepala Bidang Manajemen Kebakaran, Frans Stefie Paat.

Menurut Yonathan Rotinsulu, Instruktur Safety Riding Honda DAW, Honda bersinergi dengan berbagai pihak untuk terus mengkampanyekan Keselamatan Berkendara agar terciptanya budaya berkendara yang tertib dan aman.

“Edukasi dan sosialisasi seperti ini merupakan salah satu bentuk Sinergi Bagi Negeri DAW dengan pihak Pemerintah khususnya Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Minahasa Utara,” bebernya.

“Untuk melangkah bersama masyarakat dalam memberikan kontribusi menjadikan Sulawesi Utara yang lebih baik melalui berbagai aktivitas dan sosialisasi keselamatan berkendara agar selalu #Cari_Aman saat berkendara,” tukas Yonathan. (Fernando Rumetor)