Bahas Sejumlah Hal, Ini Hasil RUPS BSG 2024

oleh
RUPS BSG Tahun 2024. (FOTO: istimewa)

MANADO – Bank SulutGo menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun 2024 pada Senin (5/2/2024) di Ballroom Kantor Pusat Bank SulutGo.

Diketahui, RUPS tersebut membahas Laporan Kinerja Keuangan 2023, pengesahan Laporan Keuangan dan penggunaan Laba Bersih 2023, Penetapan Dana Tanggung Jawab Sosial, hingga pemberian wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik untuk audit keuangan di tahun 2024.

Selain itu, dilaksanakan juga RUPS Luar Biasa yang membahas terkait pengesahan dana setoran modal tahun 2024, Tindak lanjut pemenuhan modal inti Bank sebesar 3 Triliun, serta Pengesahan mekanisme penggunaan/pembagian Agio.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama Bank SulutGo, Revino Pepah memaparkan bahwa BSG menutup tahun 2023 dengan perolehan laba nett sebesar Rp. 250.08 Miliar, bertumbuh 3.56% secara YoY (year on year).

Sementara itu, dari sisi Aset tercatat bank berslogan ‘Torang pe Bank’ ini bisa mencapai Rp. 20.8 Triliun, bertumbuh 3,41% YoY. “Sementara Kredit yang diberikan sebesar Rp14.8 Triliun, bertumbuh 9,99% YoY,” tutur Pepah.

“Hingga saat ini, Dewan Komisaris dan Direksi yang telah diangkat sejak tahun 2021 berhasil membawa BSG bertumbuh secara optimal dari segi laba dan dividen yang dibagikan meski diterpa kondisi ekonomi yang fluktuatif,” bebernya.

Dirinya pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh karyawan dan karyawati yang telah bekerja keras sepanjang tahun 2023, dan juga dukungan dari para Pemegang Saham atas kepercayaan bagi para pengurus untuk membawa BSG terus bertumbuh. 

“Di tahun 2024, kami akan terus mendorong pertumbuhan optimal BSG dengan fokus untuk bertumbuh pada pasar yang telah dikuasai (captive market) serta perbaikan kualitas pelayanan Bank,” kata Pepah.

Sementara itu, Gubernur Olly selaku Pemegang Saham Pengendali, menyatakan bahwa dirinya optimis kinerja BSG akan semakin mantap dan dapat diandalkan.

“Kinerja Bank SulugGo semakin mantap. Tindak lanjutnya adalah semakin meningkatkan pertumbuhan untuk pemenuhan modal inti Bank sebesar Rp3 Triliun,” ucapnya. 

“Capaian kinerja yang sangat baik ini tak lepas dari kinerja seluruh direksi,” sambung Olly. (Fernando Rumetor)