Gerakan Injourney Green, AP1 Bandara Sam Ratulangi Tanam Ratusan Pohon di Desa Pulisan

oleh
Injourney melalui PT. Angkasa Pura I Bandara Sam Ratulangi menggagas aksi tanam pohon dengan menyerahkan 700 pohon buah-buahan di Desa Pulisan, Senin (8/7/2024). (FOTO: istimewa)

MANADO – PT. Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau Injourney ikut serta dalam mendukung program penghijauan atau Go Green, seperti yang dilakukan di Desa Pulisan, Minahasa Utara.

Sebagai BUMN holding aviasi dan pariwisata Indonesia yang salah satu anggotanya adalah PT. Angkasa Pura I, Injourney melalui PT. Angkasa Pura I Bandara Sam Ratulangi menggagas aksi tanam pohon dengan menyerahkan 700 pohon buah-buahan di Desa Pulisan, Senin (8/7/2024).

Diketahui, Desa Pulisan merupakan salah satu desa Wisata, dimana sebelumnya Injourney hadir di dalam kegiatan Injourney Hospitality House dengan tujuan peningkatan ketrampilan dan pelayanan guna mendukung ekonomi lokal untuk para pedagang dan pelaku pariwisata pada tahun 2024 lalu

Dan hari ini dilaksanakan program Injourney Green yaitu gerakan penanaman pohon yang diserahkan langsung oleh General Manager PT. Angkasa Pura I Bandara Sam Ratulangi Manado, Maya Damayanti.

“Saya berharap masyarakat bisa merawat pohon ini untuk kelestarian lingkungan dan hasilnya bisa dinikmati oleh Masyarakat,” sebut Maya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Minut yang wakili Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Marthen Sumampouw mengucapkan terimakasih karena menjadikan kabupaten Minahasa Utara sebagai salah satu Lokasi pelaksanaan kegiatan Injourney Green.

“Ini sejalan dengan program Pemkab Minut dalam melakukan mitigasi dan adaptasi terhadap perubahan iklim yang telah tertuang dalam dokumen Climate Action Plan,” tutur Marthen.

Kata dia, Pulisan juga merupakan salah satu daerah yang masuk dalam DPSP Likupang, sehingga penanaman pohon ini merupakan wujud nyata dalam mendukung penghijauan di kabupaten Minahasa Utara.

“Kiranya melalui kegiatan ini dapat meningkatkan kepedulian dan kesadaran kita semua dalam mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan,” beber Marthen.

Selain itu dilakukan juga penyerahan penghargaan kepada Pemerintah Minahasa Utara atas kolaborasi dan dukungan kepada Bandara Sam Ratulangi Manado dalam penanganan dampak erupsi Gunung Ruang beberapa waktu lalu. (Fernando Rumetor)