MANADO – Sebagai tindak lanjut atas isu dugaan BBM bercampur air pada beberapa kendaraan pasca pengisian di SPBU wilayah Bitung, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersama Pemerintah Daerah dan Polres Bitung telah melakukan pengecekan langsung ke sejumlah SPBU pada Minggu (30/3/2025).
Pemeriksaan dilakukan mencakup pengambilan sampel BBM jenis Pertalite dan Pertamax, pengecekan tangki penyimpanan, serta verifikasi terhadap prosedur operasional SPBU.
“Seluruh sampel yang diambil telah dikirim untuk pengujian laboratorium di Integrated Terminal (IT) Bitung guna mendapatkan hasil analisa yang lebih akurat,” ucap Fahrougi Andriani Sumampouw,
Area Manager Communication, Relations & CSR
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi.
Kata dia, kehadiran langsung Pertamina bersama Pemda dan Polres Bitung di lapangan merupakan bentuk komitmen dalam memastikan kualitas BBM serta menjaga pelayanan yang aman dan andal bagi masyarakat.
“Secara paralel, Pertamina juga terus memonitor kondisi kendaraan-kendaraan yang terdampak, sambil menunggu hasil resmi dari uji laboratorium untuk langkah tindak lanjut yang diperlukan,” tuturnya.
Sebagai bagian dari upaya pelayanan kepada masyarakat, formulir keluhan telah disediakan di SPBU untuk menampung aspirasi dan laporan konsumen secara langsung.
“Selain itu, masyarakat juga dapat menyampaikan laporan atau kendala terkait BBM melalui Call Center Pertamina 135,” ungkapnya. (Fernando Rumetor)
Tinggalkan Balasan